Sabtu, 25 Maret 2017

market-outlook  Market Outlook

Meski Politik Memanas, Indonesia Diyakini Tetap Prospektif

Kamis, 9 Oktober 2014 14:54 WIB
Dibaca 1002

Monexnews - Trend penurunan harga saham dan nilai tukar Rupiah membuat investor pesimis dengan prospek pasar investasi di Indonesia. Akan tetapi, masih banyak pihak yang yakin kalau pertumbuhan ekonomi negara terbesar di Asia Tenggara masih menjanjikan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat ditutup melemah 1,5% pada sesi perdagangan hari Rabu kemarin. Sementara sampai dengan Kamis siang, indeks utama Indonesia mampu menuai penguatan 1% akibat aksi beli selektif pelaku pasar. Terlepas dari kinerja positifnya hari ini, secara bulanan IHSG sudah melemah sebanyak 2,6% sekaligus menandai performa terburuknya sejak bulan November 2013.

Adapun di saat yang sama, nilai tukar Rupiah juga tergolong rapuh meski sejak tadi pagi Dollar melemah terhadap seluruh valuta dunia. Kurs USD/IDR terpantau di posisi 12.170 atau lebih tinggi sekitar 10 poin dibandingkan level kurs tengah hari Kamis. Pelaku pasar meyakini Rupiah akan kembali depresiasi untuk jangka menengah karena kombinasi antara faktor kebijakan Federal Reserve Bank Amerika Serikat dan kisruh politik dalam negeri. Sedangkan jika dilihat dari prospek ekonomi, Indonesia dinilai masih menawarkan pertumbuhan. 

"Kondisi politik memang kurang kondusif, tetapi kami optimis presiden Joko Widodo tetap mampu menjalankan amanat reformasi ekonomi dalam lima tahun ke depan," demikian menurut Michelle Sim dan bank investasi Fullerton yang berbasis di Singapura. Menurutnya, susunan kabinet pemerintahan yang baru akan sangat berpengaruh terhadap prospek kebijakan Indonesia. Pembagian kursi menteri sangat vital efeknya bagi pelaku pasar karena mencerminkan independensi pemerintah sampai tahun 2019. "Kami tetap yakin bahwa kabinet gemuk sekalipun tidak akan mengganggu usaha presiden Joko Widodo," tutup Sim kepada Dow Jones Newswires. Sampai dengan pukul 14.37 WIB, IHSG terpantau pada posisi 5,003.8180 atau menguat nyaris 1% berkat kenaikan harga 196 saham dan volume transaksi mencapai 2,883.55.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar