Sabtu, 23 September 2017

market-outlook  Market Outlook

Nasib Kospi Bergantung Stabilitas Global

Senin, 26 Agustus 2013 12:44 WIB
Dibaca 608

Monexnews - Secara umum kinerja indeks Kospi yang bermarkas di bursa Seoul, masih akan bergantung pada volatilitas kurs yen – Jepang, isu tapering federal Reserve AS serta stabilitas perekonomian negeri China.

Baru-baru ini data aktivitas manufaktur PMI seantero dunia yang rilis Kamis minggu lalu (22/8) menunjukkan negara Jerman, zona euro dan Amerika Serikat termasuk negeri China mengalami ekspansi di sektor itu dari periode sebelumnya. Sehingga hal itu merupakan pondasi yang baik bagi pasar global khususnya untuk memasuki fase pemulihan ekonomi (recovery).    

Dari domestik, bank sentral Korea Selatan (BOK) telah menaikkan prospek ekonomi untuk tahun ini dan berikutnya setelah mempertahankan suku bunga acuan tetap (unchanged) pada level 2.5%. Keptusan itu sekaligus memaparkan bahwa lintasan pertumbuhan negeri gingseng itu secara umum masih tetap berada di jalurnya.

Pihaknya memprediksi ekonomi akan ekpansi sebesar 2,8% untuk tahun 2013 ini dan 4% pada tahun 2014 seiring perekonomian telah menunjukkan gejala pemulihan. Proyeksi pertumbuhan tersebut setidaknya turut memberikan aspirasi bagi kalangan pelaku pasar terhadap iklim investasi serta turut memperkuat harapan pasar atas pemulihan selanjutnya menyusul membaiknya fundamental ekonomi baik dari China maupun Korea Selatan sendiri.

 

Studi Teknikal:

Mengacu pada indikator Moving Average (MA-50& MA-100) berdurasi harian atau daily yang terkondisi sideways, indeks Kospi – Korea Selatan nampak akan konsolidasi terlebih dahulu guna mempertimbangkan arah selanjutnya. Namun bila berpatok pada indikator MACD yang masih bullish, Kospi di taksir akan mampu rally ke resisten terdekat 251.45 yang merupakan retrace 61.8% dari proyeksi Fibonacci.

Berhasil melintasi level itu, indeks masih akan di giring ke resisten 255.95 guna melanjutkan ke area 260.00 hingga ke target 263.90 (tertinggi bulan Mei). Sementara Stochastic yang mulai bermanuver bearish, nampak akan membatasi rally indeks selanjutnya. Bahkan di duga akan memicu indeks bursa Seoul ini terkoreksi setidaknya ke support 243.80 (retrace 38.2%) kemudian 239.00 (retrace 23.6%) hingga 234.85.

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar