Rabu, 3 September 2014

market-outlook Market Outlook

Nasib Rating Amerika di Tangan Kongres

Rabu, 12 September 2012 11:10 WIB
Dibaca 1069

Monexnews - Lembaga pemeringkat Moody's mengklaim bahwa tahun 2013 sebagai momen krusial bagi perekonomian Amerika Serikat (AS).

Tiga lembaga pemeringkat kredit ternama dunia bersikap skeptis terhadap iklim pemulihan di Amerika. Faktor beban hutang negara menjadi biang ketidakpercayaan mereka kepada pemerintah. Standard & Poor's menjadi agensi pertama yang menurunkan peringkat pamungkas AAA yang lama diemban Amerika. Meski masih menahan diri, dua lembaga lainnya sudah jauh-jauh hari menebar ancaman dengan menghadiahkan outlook 'negatif'. Moody's beberapa jam lalu merilis peringatan downgrade rating Amerika, yang akan benar-benar terwujud jika pejabat negara gagal merancang rencana penurunan hutang jangka panjang sampai tahun depan.

Sebaliknya, Moody's berjanji mempertahankan rating AAA dan mengembalikan status 'stabil' kepada Amerika bila formula pengurangan hutang tercipta. Terdapat beberapa cara yang dapat mengurangi beban hutang secara substansial, salah satunya adalah dengan mengaktifkan seluruh program 'fiscal cliff' tahun depan. Fiscal cliff sendiri terbentuk atas beberapa komponen kenaikan pajak dan pemangkasan belanja. Jika ditotal, kebijakan itu akan menggerus jumlah hutang negara hingga $7 triliun dalam satu dasawarsa.

Proposal tersebut sudah ditentang oleh anggota kongres karena dinilai rawan memicu gejolak ekonomi. Kenaikan pajak sejatinya kian membebani warga, yang hidupnya masih terbebani imbas krisis 2008. Sementara pemangkasan modal belanja negara akan berdampak langsung pada laju roda ekonomi domestik. Sistem ekonomi dan keuangan tidak akan mendapat stimulus jika anggaran harus dikurangi.

Satu lagi komponen yang mempengaruhi outlook Moody's adalah plafon hutang negara. Batas hutang harus dinaikkan tahun depan agar pemerintah bisa mendapat likuiditas baru untuk tetap beroperasi. Moody's memperkirakan pihak kongres akan menaikkannya 'secara teratur' atau dengan melampirkan syarat dan ketentuan. Sampai negosiasi benar-benar mencapai mufakat, lembaga pemeringkat itu bertekad terus mengawasi rating AAA Amerika.

Secara psikologis, efek downgrade terbilang masif khususnya terhadap instrumen keuangan. Pasca downgrade S&P Agustus 2011 lalu, indeks saham memang hanya anjlok sesaat namun yield obligasi 10-tahun jatuh tajam. Sejak saat itu, treasury 10-tahun diperdagangkan dekat level terendah dalam sejarah. Pelaku pasar memang sangat sensitif terhadap berita pemangkasan rating negara. Padahal Amerika masih memiliki aspek fundamental yang berkualitas seperti kebijakan suku bunga rendah dan status negara safe haven di tengah krisis politik dan fiskal Eropa. Namun demikian, stabilitas pasar finansial tidak akan pernah tercapai apabila kongres terus menerus menentang segala program yang diajukan oleh Barack Obama dan kolega. Meski pahit, beberapa poin kebijakan pemerintah memang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan neraca dalam jangka panjang.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Monthly

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar