Kamis, 23 Maret 2017

market-outlook  Market Outlook

Neraca Perdagangan RI Diprediksi Defisit Bulan November

Senin, 30 Desember 2013 16:47 WIB
Dibaca 590

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Menjelang rilis angka neraca perdagangan Indonesia, pendapat ekonom regional terbelah. Sebanyak empat dari tujuh ekonom yang disurvei oleh Dow Jones Newswires mengatakan pos trade balance akan mencatat defisit, sementara tiga responden lainnya memprediksi surplus.

Hasil median dari survei Dow Jones menghasilkan prediksi defisit sebesar $57 juta di bulan November 2013. Jumlah tersebut sangat berlawanan ketimbang catatan data perdagangan bulan Oktober lalu, di mana neraca perdagangan suplus sebanyak $42 juta. Estimasi responden tersebut mencerminkan buruknya kepercayaan pelaku pasar dan ekonomi terhadap kinerja perdagangan Indonesia di penghujung 2013.

Volume ekspor diprediksi menurun dibandingkan bulan November 2012 karena minimnya permintaan dari negara-negara maju. Sementara di sisi lain, faktor pengetatan moneter bank sentral dan pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi alasan di balik penurunan jumlah pemasukan dari sektor impor. Bank Indonesia kemungkinan besar masih akan mengencangkan sabuk moneter untuk melindungi nilai tukar dan memproteksi sektor ekonomi dari efek tapering Amerika Serikat. Data neraca perdagangan baru akan dirilis pada hari Kamis besok (02/01). Nilai tukar Rupiah terpantau di posisi 12.200 per Dollar (grafik Reuters).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar