Market Outlook

Nikkei Masih di Hantui ‘Sell on Rallies’

Selasa, 19 Juni 2012 14:44 WIB
Dibaca 276

Monexnews - Indeks Nikkei Jepang berakhir merosot sebanyak 0.8% di hari Selasa (19/6) dari level tertinggi selama 1 bulan terakhir yang tercatat di hari Senin kemarin.

Anjloknya Nikkei terutama akibat pasar masih cemas dengan ketidakmampuan Eropa dalam mencegah meluasnya krisis utang ke negara lain kendati pemilu di Yunani akhir pekan lalu terbilang sukses.

Selain itu, tumbangnya Nikkei juga akibat belum tuntasnya persoalan keuangan di negara Spanyol sehingga imbal hasil obligasi terus melonjak. Imbal hasil atau yield obligasi Spanyol bertenor 10-tahun melonjak tajam hingga kini bertengger di 7,15%. Padahal level tersebut sama seperti negara Irlandia ketika meminta bailout ke Uni Eropa.

Sehingga berbagai kekhawatiran yang ada kini bakal memicu terjadinya sell on rallies hingga pekan-pekan mendatang. Indeks utama Nikkei di tutup pada level 8655.87 atau merosot sebanyak -65.15 poin. Sementara indeks Nikkei futures mengakhiri sesi pertama dengan anjlok -85 poin ke level 8645.  

Berdasarkan grafik teknikal dari indeks Nikkei (NK_JPK50) berdurasi mingguan, nampak jelas indikator Stochastic tengah beranjak naik (reversal) dari titik bottom. Sehingga mengindikasikan bahwa Nikkei masih sanggup rally ke resisten terdekat 8725 (Fibonacci 61.8%) hingga psikologis 9000.

Sukses melewati level psikologis, Nikkei akan di sambut tahanan berikutnya 9295 dan 9645 kendati peluangnya sangat tipis dicapai. Sementara dengan Moving Average (MA-13 dan MA-26) yang confirm berpotongan di tambah MACD yang bearish, justru akan menyeret indeks ke support 8400 kemudian 8105 hingga 8000 atau bahkan 7785 (terendah Maret 2011).(Dar)

Grafik indeks Nikkei – Jepang, NK_JPK50 (W1); sumber MonexTrader

 

Lihat Disclaimer

Kirim Komentar Anda



Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar