Kamis, 25 Mei 2017

market-outlook  Market Outlook

Nikkei Sulit Bangkit Dari Keterpurukan

Jumat, 21 Juni 2013 13:54 WIB
Dibaca 739

Monexnews - Mengakhiri perdagagan sesi Jumat (21/6), indeks NikkeiJepang akhirnya berhasil di tutup menguat 1.7% terutama berkat pelemahan yen hari ini yang mencapai hingga 97.88 serta terangkat oleh indeks saham A.S futures yang rally di Asia.

Namun demikian penguatan Nikkei hari ini belum bisa menjadi katalis penguatan indeks secara menyeluruh karena koreksi Nikkei sudah terlampau dalam. Di awal perdagangan, indeks bahkan sempat terkoreksi lagi hingga ke bawah level psikologis 13,000. Pelemahan Nikkei tersebut terutama akibat terseret turun bursa Wall Street yang ditutup merosot semalam seiring memuncaknya kekhawatiran pasar pasca pernyataan the Fed (19/6) yang berencana mengurangi program pembelian stimulus secara bertahap dalam waktu dekat bila perekonomian Amerika menunjukkan gejala perbaikan.

Namun banyak kalangan menilai koreksi tajam Nikkei lebih dikarenakan faktor psikologis pasar dimana investor sedang terbawa pesimisme dalam menyikapi kebijakan moneter ala PM Shinzo Abe yang lazim disebut 'Abenomics'. Pelaku pasar belakangan justru berbalik meragukan kemampuan Abe dalam menjalankan program-program yang dibangunnya sendiri.

 Maka untuk kedepannya, kinerja bursa saham untuk jangka pendek sangat tergantung pada bagaimana pelaku pasar merespon program-program yang diluncurkan Abe bulan ini. Apabila rencana pemerintah dianggap mampu menggerakkan sendi perekonomian nasional, maka saham-saham kemungkinan laku keras diborong oleh investor yang berorientasi bullish. Namun sebaliknya, jika apa yang dijanjikan Abe tidak sesuai dengan harapan investor, maka indeks Nikkei berpotensi anjlok lebih dalam. Di akhir perdagngan sesi regular, indeks utama Nikkei berakhir menguat sebanyak +215.55 poin pada kisaran 13230.13, sedangkan Nikkei-fut juga berakhir menguat +255 poin pada level 13340.

Secara teknikal indeks Nikkei – Jepang diperkirakan masih akan sulit untuk bangkit dan pulih guna mencapai level-level di bulan Mei lalu pada kisaran 15,000. Pasalnya koreksi Nikkei sudah terlampau dalam yaitu hampir 50% terhitung sejak Nikkei mencatatkan level puncak pada 22 Mei silam di 15990. Indikator Stochastic dan MACD bertenor weekly yang terkondisi bearish juga turut membebani indeks untuk rally. Sehingga hal ini justru memberi ruang bagi indeks untuk mengalami koreksi lanjutan.   

Penurunan Nikkei akan kembali menembus area 13,000-an untuk melanjutkan koreksi ke support 12500 hingga 12100 yang merupakan retrace 50% dari Fibonacci. Namun bila support terakhir berhasil di tembus, indeks akan membidik strong support di level 11175 (retrace 61.8% Fibonacci). Sedangkan target rally jangka pendek Nikkei akan coba menguji resisten 13725 dan 14155 (retrace 23.6%). Dan sebagai bidikan terakhir, Nikkei akan coba menggapai level penting 15,000.     

Grafik pergerakan indeks Nikkei


Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar