Minggu, 23 Juli 2017

market-outlook  Market Outlook

Nuansa Tapering & Debt Ceiling Bayangi Pasar Global

Senin, 23 September 2013 11:32 WIB
Dibaca 969

Monexnews - Nuansa euphoria penundaan tapering dari Federal Reserve AS (the Fed) nampak masih terasa hingga memasuki pekan ke-4 bulan September ini setelah minggu lalu (Kamis, 19/9) the Fed akhirnya tetap mempertahankan program pembelian obligasi sebesar $85 miliar per bulan.

Keputusan untuk menunda pengurangan stimulus tersebut mengejutkan pasar mengingat prediksi sebelumnya menunjukan bahwa bank sentral AS akan mengurangi sekitar $10-$15 miliar dari total stimulus yang digelontorkan sebesar $85 miliar setiap bulan nya. Sontak seketika pasar bergejolak bersama dollar AS (USD) merosot tajam terhadap major currencies. Bahkan hampir semua indeks saham di kawasan Asia mengalami rebound, termasuk komoditas minyak dan emas.

Selain itu, sentimen di pasar sebagian mulai beralih ke isu ‘debt ceiling’ AS atau plafon utang Amerika yang nampaknya akan menambah tekanan ke greenback. Sehingga hal itu turut memberikan peluang penguatan kepada major currencies apalagi bila dikombinasikan dengan data-data fundamental ekonomi zona Eropa yang akan rilis sepanjang pekan ini yang di ekspektasi positif. Jika pihak administrasi Presiden Obama dan partai Republik tidak setuju untuk menaikkan batas atas pinjaman negara sebelum Oktober, Departemen Keuangan AS mungkin tidak memiliki banyak pilihan untuk mencegah batas utang yang telah melebihi $16.7 triliun, yang dapat mengirim AS menuju kebangkrutan alias default

Namun demikian patut di waspadai, rally pasar kemungkinan sifatnya temporer untuk jangka panjang setidaknya hingga akhir tahun ini. Pasar global kembali akan di hantui oleh isu tapering, karena hingga akhir tahun 2013 ini, the Fed masih akan menggelar pertemuan nya (meeting) setidaknya 3 kali lagi. Sehingga rally pasar sewaktu-waktu dapat terkoreksi

Diantara produk investasi yang paling cepat mengalami hantaman koreksi adalah komoditas emas dunia. Di hari Kamis pekan lalu (19/9), harga emas sempat melonjak hingga kisaran $1375/troy ons, namun hanya selang satu hari kemudian, harga logam mulia hari ini sudah sempat mencapai kisaran $1315/troy ons.

Koreksi emas terutama akibat munculnya kembali isu tapering di pertemuan bulan Oktober menyusul komentar dari Presiden the Fed – St. Louis, James Bullard yang menyebutkan bahwa bank sentral akan mengurangi sedikit stimulus yang telah digelontorkan setiap bulan nya.

 

 

(Daru Wibisono)      

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar