Jumat, 21 Juli 2017

market-outlook  Market Outlook

Prospek Aussie Suram Pasca Stevens-RBA

Senin, 25 November 2013 14:08 WIB
Dibaca 836

Monexnews - Hingga sesi siang di perdagangan awal pekan (Senin, 25/11), mata uang dollar Australia atau Aussie kembali tergerus kian dalam akibat berlanjutnya pesimisme investor pasca pernyataan Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Glenn Stevens pada hari Kamis pekan silam (21/11).

Glenn Stevens mengatakan bahwa bank sentral memiliki kesempatan yang terbuka lebar untuk melakukan intervensi terhadap mata uang negeri itu yang dirasakan masih terlalu kuat. Stevens juga mengatakan bahwa intervensi ke valuta asing bisa saja dilakukan, karena kebijakan itu nampak efektif asalkan digunakan secara bijaksana dalam situasi yang tepat. Namun demikian hal itu justru memberikan outlook yang negatif terhadap kinerja mata uang negeri Kanguru.

Pekan lalu saja Aussie mencatatkan fase penurunan mingguan terpanjang dalam 7-tahun terakhir versus Greenback di tengah merebaknya spekulasi bahwa RBA akan segera mengambil tindakan dalam upaya mengekang penguatan mata uang. Sedangkan hari ini nilai kurs AUDUSD tercatat pada kisaran $0.9128 setelah anjlok hingga ke level $0.9118, platform Reuters. Sementara pada sesi penutupan hari Jumat lalu, Aussie berakhir pada level $0.9172 setelah tergerus dalam hingga area $0.9139.

Terpuruknya Aussie belakangan ini juga tak lepas dari penguatan dollar AS (USD) terkait merebaknya lagi isu tapering yang kembali membayangi pasar global. Kalangan investor global nampak cemas karena mereka beranggapan bahwa Federal Reserve AS akan mulai mengurangi program stimulusnya dalam waktu dekat bahkan lebih cepat dari perkiraan yaitu bulan Desember tahun ini.

Dari sisi teknikal, prospek pergerakan Aussie diperkirakan masih negatif lantaran sejumlah indikator teknikal menunjukkan pola tren yang bearish. Nampak dalam grafik berdurasi daily (harian), sejumlah candle-nya telah berada di bawah moving average MA-50, MA-100 dan MA-200. Hal itu mengindikasi pergerakan valuta AUDUSD akan cenderung melemah sepanjang pekan ini.

Selain itu, indikator lainnya seperti MACD, Stochastic dan RSI-14 yang juga turut downtrend, kian membebani pergerakan Aussie untuk terus terkikis hingga support $0.91 atau bahkan sampai menyentuh ke level $0.90. Adapun penguatan diprediksi hanya mampu ke resisten $0.9195, retrace 61.8% dari analisis Fibonacci.

Grafik pergerakan Aussie (AUDUSD) harian, MonexTrader

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar