Selasa, 27 Juni 2017

market-outlook  Market Outlook

Prospek Spanyol Bagus, Tetapi Bukan untuk Jangka Pendek

Selasa, 7 Januari 2014 13:50 WIB
Dibaca 802

Monexnews - Spanyol akhirnya resmi keluar dari program dana talangan Uni Eropa di akhir 2013. Banyak orang tetap pesimis dalam menilai prospek ekonomi negara ini karena efek pemangkasan anggaran masih sangat terasa.

Aktivitas manufaktur di Spanyol membaik di bulan Desember 2013. Fakta ini dipicu oleh meningkatnya jumlah pesanan produk baru, terutama setelah volume permintaan sempat menurun di bulan November. Lembaga penyedia data Markit pekan lalu mengumumkan bahwa indikator bulanan utama sektor manufaktur Spanyol naik dari 48.6 (November) 50.8 di bulan terakhir 2013. Angka indeks di atas 50 mengindikasikan suatu kinerja yang bagus karena mencerminkan ekspansi aktivitas. Sementara asosiasi otomotif menyatakan bahwa penjualan mobil sepanjang 2013 naik 3.3% dibandingkan periode sebelumnya. Dua indikator tersebut menunjukkan bagusnya arus pemulihan ekonomi dan daya beli warga pasca krisis hutang.

Kemajuan yang dialami oleh Spanyol direspon positif oleh lembaga rating Standard & Poor's (S&P) yang sudah merevisi naik outlook kredit negara itu dari 'negatif' menjadi 'stabil'. Tidak hanya itu, satu dari tiga agensi paling berpengaruh di dunia tersebut juga mempertahankan rating BBB milik Spanyol. S&P menganggap indikator ekonomi Spanyol cukup sehat seiring berlanjutnya pertumbuhan. Walaupun perekonomian melambat (kontraksi) sekitar 1.2% tahun lalu, pemulihan tinggal menunggu waktu dengan target pertumbuhan adalah 0.8% untuk 2014 dan 1.2% di tahun 2015 mendatang berkat kinerja ekspor yang solid. S&P juga optimis Spanyol mampu memenuhi target defisit 5.8% dari total GDP pada tahun 2014.

Pun demikian, sisa-sisa skema bail out senilai 41.3 miliar Euro masih sangat terasa. Konsolidasi fiskal masih diperlukan sampai sektor rumah tangga dan kinerja perusahaan kembali normal. Risiko deflasi berada di depan mata karena roda ekonomi tetap stagnan untuk sementara waktu. "Reformasi ekonomi dan program restrukturisasi berkontribusi terhadap banyaknya jumlah pengangguran," ujar Huw Pill, Ekonom Goldman Sachs Spesialis Wilayah Eropa. Terlepas dari penilaian negatifnya, Pill menyebut prospek Spanyol cukup bagus untuk jangka menengah. "Saya tidak optimis terhadap outlook jangka pendek negara ini, namun dalam 18 bulan ke depan situasi akan membaik," tegasnya.

Pemerintah Spanyol mulai mengendurkan sabuk kebijakan fiskalnya tahun ini. Menteri keuangan Cristobal Montoro menegaskan pihaknya segera menurunkan pungutan pajak bagi warga dengan penghasilan rendah. Tetapi warga dengan pendapatan tinggi belum bisa menikmati kelonggaran ini setidaknya sampai perekonomian benar-benar pulih.


*Nilai tukar Euro terpantau pada posisi 1.36175 per US Dollar

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar