Selasa, 28 Maret 2017

market-outlook  Market Outlook

'Ramai-ramai Menerka Performa Rupiah di 2015'

Selasa, 23 Desember 2014 17:08 WIB
Dibaca 3559

Monexnews - Pergerakan mata uang Rupiah dalam beberapa bulan terakhir memang menyita perhatian. Tidak heran jika banyak orang mulai menerka-nerka arah kurs USD/IDR di tahun 2015 mendatang. 

Prospek mata uang Rupiah sangat ditentukan oleh dinamika kebijakan moneter di Amerika Serikat, khususnya menyangkut wacana kenaikan suku bunga acuan tahun depan. Saat Federal Reserve Bank mengerek suku bunganya dari level rendah, maka Rupiah dipastikan mendapat pukulan telak. Bukan hanya sekali, kenaikan suku bunga diprediksi berlangsung periodik atau sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi di Amerika. Artinya kurs Rupiah akan lebih banyak melemah akibat terpengaruh oleh keperkasaan Dollar, jika segala sesuatunya berjalan sesuai skenario.

Faktor lain yang akan menghadang penguatan Rupiah adalah besarnya beban defisit neraca transaksi berjalan yang ditanggung oleh pemerintah. Indonesia dan beberapa negara Asia memang sudah diuntungkan oleh tren penurunan harga minyak dunia, yang sedikit banyak mampu mengurangi pembayaran impor ke pihak luar. Namun tidak ada yang bisa memastikan sampai kapan minyak terus melemah untuk membantu pos neraca Indonesia. Adapun faktor tambahan yang bisa membebani kurs domestik yaitu perlambatan ekonomi di Rusia dan depresiasi kurs mata uang Ruble.

Beberapa bank lokal sudah merilis perkiraan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar untuk tahun 2015 mendatang. Bank Danamon memperkirakan USD/IDR berkisar di 12.200-12.350 dengan mempertimbangkan kenaikan suku bunga the Fed, pengaruh pelemahan Ruble dan faktor kelesuan ekonomi China.

Sementara Bank Mandiri Tbk memprediksi kinerja Rupiah yang lebih optimis dalam setahun ke depan. Rupiah diyakini bisa menguat terhadap Dollar untuk bertengger di level rata-rata 11.800. Tim Ekonom Bank Mandiri menurunkan proyeksi defisit neraca berjalan karena pemerintah sudah berani memangkas subsidi BBM sehingga diperoleh banyak penghematan.

Hari ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo juga mengutarakan target kurs Rupiah terhadap Dollar untuk 2015. Agus memperkirakan Rupiah bergerak di kisaran 12.300 - 12.500 per Dollar. BI melihat pasar sudah jauh lebih stabil dan berkomitmen untuk memastikan volatilitas nilai tukar tidak terlalu liar.

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar