Rabu, 24 Mei 2017

market-outlook  Market Outlook

Rapat NPC China Perkuat Prospek Hang Seng

Rabu, 12 Maret 2014 14:53 WIB
Dibaca 800

Monexnews - Performa indeks Hang Seng kemungkinan akan terus dibayangi oleh kekhawatiran terhadap perlambatan China menyusul buruknya data ekonomi China yang rilis sepanjang bulan ini.

Data perdagangan internasional China menunjukkan tingkat ekspor China tercatat merosot hingga (-18.1%) di bulan Februari, dari bulan sebelumnya di angka +10.6%, dan meleset jauh di bawah ekspektasi +6.8%. Sedangkan impor China tercatat naik 10.1% dari bulan sebelumnya 10%, dan mematahkan ekspektasi sebesar 8%. Selisih yang mencolok tersebut menyebabkan neraca perdagangan China menjadi defisit hingga $22.98 milyar di bulan Februari dari bulan sebelumnya yang surplus $31.86 milyar.

Bagi pelaku pasar, anjloknya tingkat ekspor tersebut telah menyulut kembali kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi sekaligus menambah kecemasan investor akan outlook perekonomian China di saat berlangsungnya rapat tahunan National People’s Congress (NPC). Namun demikian pasar masih bisa bernapas lega lantaran geliat sektor perbankan masih akan muncul mewarnai kinerja lantai bursa Shanghai maupun Hang Seng setelah mendapat katalis positif dari komentar Gubernur bank sentral China (PBOC) Zhou Xiaochuan.

Beliau menyebutkan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasannya terhadap suku bunga di sektor perbankan dalam satu hingga dua tahun ke depan. Dari sisi fundamental, perekonomian kota Hong Kong juga menunjukkan kinerja yang apik sepanjang bulan ini. Data retail sales, Hong Kong PMI dan cadangan devisa yang bagus, telah memberikan bukti bahwa roda perekonomian kota itu belum mengendur setelah angka pertumbuhan triwulan IV (GDP) mengalami ekspansi.    

Lagi pula, optimisme investor sepenuhnya belum padam setelah muncul pernyataan dari rapat tahunan National People’s Congress (NPC) yang menyebutkan pemerintah akan tetap berfokus pada kebijakan reformasi ekonomi. Perdana Menteri Li Keqiang menekankan bahwa Beijing akan mengijinkan investasi swasta di sektor minyak dan pembangkit listrik. Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa pemerintah akan memberikan kebijakan untuk membantu transisi ekonomi melalui sektor jasa dan belanja konsumen serta konstruksi berbasis kredit, yang telah berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi China beberapa dekade lalu. (dar)  

 

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar