Sabtu, 22 Juli 2017

market-outlook  Market Outlook

Sektor Produksi Industri China Diprediksi Membaik

Rabu, 7 Agustus 2013 11:07 WIB
Dibaca 560

Monexnews - Pada hari Jumat esok (09/08) Badan Statistik China akan merilis data industrial production untuk bulan Juli 2013. Banyak kalangan sudah mulai menerka hasil dari salah satu indikator ekonomi utama China tersebut dan sebagian besar optimis dengan laju pertumbuhan China. 

Hasil survei terhadap 14 ekonom oleh Dow Jones Newswires menghasilkan estimasi kenaikan data produksi industri China dari 8.9% (Juni) menjadi 9% untuk bulan Juli. Sektor-sektor penting penopang pertumbuhan seperti alat berat, real estat dan infrastruktur diyakini berjalan bagus pada bulan lalu. Kalaupun ada sektor yang paling terpukul oleh iklim perlambatan ekonomi di penjuru dunia tidak lain adalah lini ekspor. Pelaku industri yang memiliki pangsa pasar di luar negeri masih mengalami kelesuan bisnis, ditambah dengan minimnya permintaan domestik.

Tingkat investasi pendapatan tetap diprediksi tumbuh 20% (on-year) dalam tujuh bulan pertama sampai Juli 2013. Estimasi rasio pertumbuhan itu tidak berbeda banyak dibandingkan catatan semester I tahun ini yang sebesar 20.1%. Sektor properti diperkirakan juga lebih bagus kinerjanya dibandingkan manufaktur pada periode Juli. Apabila data ini keluar sesuai harapan atau bahkan lebih baik dari estimasi tadi, maka hampir bisa dipastikan mata uang Yuan akan kembali menapaki fase penguatannya.

Seperti diketahui, nilai tukar Dollar merosot ke rekor rendah terhadap Yuan China hari ini. Pelemahan USD/CNY merupakan imbas dari koreksi kurs Dollar terhadap sebagian besar mata uang dalam beberapa jam terakhir. USD/CNY terpantau di posisi 6.1210 atau sedikit lebih kuat dibandingkan rekor terendah sepanjang masa, 6.1203. Penurunan lebih lanjut terhadang oleh bargain-hunting investor, khususnya saat pair USD/CNY menembus rekor rendah. Secara umum, investor perbankan dan ritel menunjukkan kewaspadaan tinggi jelang rilis data perdagangan China hari Kamis besok. Apabila neraca perdagangan negara itu menunjukkan surplus, maka aksi jual USD hampir pasti kembali merebak. Setelah itu data produksi industri akan menentukan arah mata uang untuk pekan depan.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar