Minggu, 22 Oktober 2017

market-outlook  Market Outlook

Sentimen Asia Diperkuat Agenda-China & Stimulus-Yellen

Selasa, 19 November 2013 14:29 WIB
Dibaca 538

Monexnews - Sejumlah lantai bursa Asia nampak mengurangi kecepatan rally-nya di perdagangan hari Selasa (19/11) menyusul Wall Street yang di tutup negatif semalam serta kewaspadaan para investor terhadap durasi dari program stimulus Federal Reserve.

Bursa saham AS berakhir ditutup melemah pada perdagangan hari Senin setelah aktivis investor Carl Icahn mengatakan dirinya "sangat berhati-hati" terhadap sektor ekuitas. Saat berbicara pada pertemuan puncak mengenai investasi oleh Reuters, Icahn menuturkan bakal ada penurunan besar di pasar karena pendapatan yang diperoleh banyak perusahaan saat ini terutama didorong oleh bunga pinjaman yang rendah dibanding kekuatan manajemen.

Sementara komentar dari Presiden Fed New York - William Dudley, juga turut menekan sentimen di pasar Asia hari ini. Dudley optimis dengan pemulihan ekonomi yang terjadi di Amerika, namun hal itu biasanya juga sebagai sinyal bahwa bank sentral AS bisa dengan segera mengurangi program stimulus. Tapi selanjutnya ia menambahkan bahwa stimulus akan tetap di jalurnya untuk waktu yang cukup banyak.

Di kawasan regional Asia, kalangan investor nampak termotivasi setelah menyambut rilis cetak biru reformasi China. Kemarin pemerintah China akhirnya merilis detil rincian rencana reformasi untuk agenda satu dekade mendatang dimana sejumlah kebijakan reformasi tersebut bertujuan untuk mendorong kenaikan pertumbuhan ekonomi China. Pemerintah juga akan mengijinkan pihak swasta untuk lebih terlibat dalam industri yang dikontrol pemerintah dan memperbesar akses asing untuk masuk ke dalam perekonomian China.

Dan untuk pekan ini, kalangan investor masih akan bersemangat untuk mengambil posisi di pasar keuangan setelah pasar diperjelas oleh pernyataan kandidat kuat pengganti Ben Bernanke, Janet Yellen yang mengisyaratkan dukungan nya untuk mempertahankan stimulus. Pasar mendapat sinyal kuat dari Janet Yellen yang saat ini masih menjabat sebagai wakil pimpinan the Fed, untuk tetap melanjutkan kebijakan stimulus ekonomi pada tempatnya.

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar