Senin, 23 Oktober 2017

market-outlook  Market Outlook

Skema Tapering Terancam oleh Payrolls

Senin, 3 Maret 2014 10:45 WIB
Dibaca 696

Monexnews - Setelah mengalami fase koreksi di bulan pertama 2014, bursa saham Amerika Serikat akhirnya menemukan momentum di bulan Februari. Indeks S&P 500 sukses menutup bulan di rekor tertingginya dalam sejarah berkat perbaikan sentimen ekonomi dan politik.

Terlepas dari kinerja apik Wall Street bulan lalu, kinerja saham masih meragukan khususnya jelang rilis data tenaga kerja atau Non-farm Payrolls hari Jumat mendatang. Selain itu, laporan pasar hunian, sektor ritel dan manufaktur juga belum terlalu stabil sehingga prospek ekuitas dalam satu bulan ke depan belum bisa dibilang bagus. Berbagai sendi ekonomi Amerika sempat tersendat awal tahun ini karena terpengaruh oleh cuaca ekstrim di mayoritas wilayah.

Beberapa data yang akan dirilis pekan ini antara lain personal income and spending serta aktivitas manufaktur dan konstruksi. Pekan pertama Maret kemudian akan ditutup oleh rilis data pamungkas dari sektor tenaga kerja. Data tenaga kerja (payrolls) dua bulan terakhir kurang mengesankan bagi investor, dan sangat besar kemungkinan angka payrolls bulan Jumat ini juga demikian. Beberapa analis memperkirakan jumlah lapangan kerja bertambah sekitar 125.000 di Februari atau sedikit lebih tinggi dibandingkan laporan dua bulan pertama 2014. Namun prediksi itu masih sangat mentah dan sangat mungkin lebih rendah dibanding harapan.

Apabila laporan tenaga kerja masih lemah di bulan Februari, maka hal tersebut akan berpengaruh terhadap rencana bank sentral. Proses tapering atau pengurangan porsi stimulus dapat saja tertunda karena payrolls merupakan komponen pertimbangan paling penting dalam program Federal Reserve. Janet Yellen menegaskan dirinya tidak bisa menjamin kalau penarikan stimulus $10 miliar per bulan akan tetap dijalankan sampai habis seluruhnya. Jika payrolls nantinya masih tidak bagus, Federal Reserve memiliki ruang untuk membekukan penarikan stimulus per bulan pada pertemuan kebijakan moneter mendatang.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar