Senin, 22 Mei 2017

market-outlook  Market Outlook

Tren Penguatan Kospi Masih Terjaga

Selasa, 22 Oktober 2013 15:06 WIB
Dibaca 569

Monexnews - Tren penguatan indeks Kospi – Korea Selatan diprediksi masih akan terjaga meskipun kondisi pasar saat ini sedang lesu akibat terpengaruh oleh dampak dari penghentian aktivitas pemerintahan Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Pun demikian indeks saham Korea Selatan ini masih mampu mendulang gain sejak awal tahun ini. Tingginya minat investor asing, yang tercermin dari penguatan selama 32 sesi beruntun, juga turut menjadi penopang kinerja KOSPI. Selain itu, sentimen pasar juga terbantu oleh hasil data China yang rilis akhir pekan lalu, di mana angka pertumbuhan China (GDP y/y kuartal-3) tercatat naik ke level 7.8% dari kuartal sebelumnya tahun lalu pada 7.5%, dan sesuai estimasi para analis maupun pasar. Sedangkan GDP m/m juga tercatat naik 2.2% di kuartal-3 dari kuartal sebelumnya pada level 1.7%.

Sebelumnya, inflasi harga konsumen (CPI) China naik hingga 3.1% di bulan September dibandingkan tahun 2012. Selain lebih tinggi dibandingkan catatan bulan sebelumnya, inflasi riil juga lebih kuat dibandingkan ekspektasi ekonom (2.9%). Pesatnya kenaikan inflasi menandai adanya denyut pertumbuhan di negara perekonomian terbesar Asia.

Dari sisi teknikal, lantaran disokong oleh dua indikator utama, yaitu moving average dan MACD harian yang bullish, KOSPI memiliki fondasi yang solid untuk menguat. Hingga artikel ini tayang, indeks Kospi telah mencatatkan rally yang cukup signifikan pada sesi Senin (21/10), sehingga terancam jenuh (overbought) dan rentan koreksi.

Namun demikian tahanan atas Kospi masih berada di 274.60 (tertinggi Maret 2012), 280.00 dan 289.30 (tertinggi Juli 2011). Sementara support KOSPI tercatat di level 270.35, 267.00, 264.90 (retrace Fibo 23.6%) dan 259.90 (retrace Fibonacci 38.2%). 

Grafik Pergerakan Indeks KOSPI, sumber Monex Trader



(Daru Wibisono)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar