Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

market-outlook  Market Outlook

Wall St. Pekan ini: Terpusat pada Aksi the Fed

Senin, 10 Juni 2013 10:38 WIB
Dibaca 564

Monexnews - Dalam satu pekan ke depan, investor di Wall Street akan menghadapi konflik tentang sentimen pemulihan Amerika Serikat. Di kala sektor konsumsi domestik menggeliat, lini produksi industri justru memicu pesimisme.

Daya beli konsumen Amerika membaik sepanjang musim semi tahun ini. Data retail sales dan konsumsi yang akan dirilis dalam waktu dekat diprediksi memuaskan. Angkanya akan sangat berbeda dengan laporan sektor industri. Pekan lalu, pabrik-pabrik melaporkan kontraksi aktivitas terbesar dalam empat tahun terakhir, penurunannya terjadi baik dalam volume produksi maupun jumlah permintaan. Berkurangnya tingkat permintaan produk dari luar negeri memang masih menjadi kendala utama. Investor dapat mengetahui kejelasan prospek sektor industri Amerika dari data resmi pemerintah yang dirilis Jumat nanti (14/06).

Hasil laporan ekonomi yang beragam membuat bursa saham bergejolak belakangan ini. Indeks utama berakhir di zona merah selama dua pekan beruntun setelah sempat menjangkau rekor tertinggi pada 21 Mei. Pada Jumat lalu, ketiga indeks mampu menebus sedikit kerugian setelah laporan Non-farm Payrolls memperlihatkan perekonomian Amerika sukses membuka 175.000 lapangan kerja baru atau di atas prediksi analis, 158.000. Indeks S&P 500 ditutup pada level 1,643.38 atau naik 1.3% akhir pekan lalu. Dow Jones dan Nasdaq masing-masing menuai kenaikan 1.4% dan 1.3% untuk menutup pekan di posisi 15,248.12 dan 3,469.22. Pasca terbukanya tabir indikator ekonomi terkini, pelaku pasar mulai mempertanyakan apakah Federal Reserve sudah memiliki keyakinan untuk menghentikan stimulus moneternya?

Bank Sentral Amerika sedang menjalankan apa yang disebut quantitative easing 3 (QE3) berupa program pembelian obligasi (termasuk surat hutang berbasis perumahan) senilai $85 miliar per bulan. Belum ada kejelasan apakah Ben S. Bernanke dan kolega sudah cukup senang dengan kondisi ekonomi terkini sehingga berani memutuskan untuk setidaknya mengurangi porsi pembelian obligasi dalam waktu dekat. Sayangnya tidak banyak agenda bank sentral yang bisa menjawab rasa penasaran investor dalam lima hari ke depan. Presiden the Fed wilayah St.Louis, James Bullard, dan anggota dewan moneter akan berbicara tentang penilaian ekonomi di Montreal hari Senin (10/06). Setelah itu, tidak ada pertemuan atau jadwal pidato pejabat Fed hingga pertemuan rutin FOMC berikutnya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar