Kamis, 30 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

market-movers  Market Movers

Market Movers: Koreksi Dollar Berlanjut Akibat Komentar Dudley

Kamis, 16 Februari 2017 11:35 WIB
Dibaca 1013

Monexnews - Aksi profit taking terhadap dollar kembali berlanjut di sesi Asia hari ini (16/2), dan masih berpotensi berlanjut setidaknya hingga rilis data ekonomi AS malam ini. 

Outlook
Pelaku pasar sebelumnya mengharapkan chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, memberikan lebih banyak sinyal kapan suku bunga akan dinaikan. Namun dalam sidang dengar pendapat hari kedua kemarin, Yellen tidak memberikan sinyal tambahan, membuat dollar terkoreksi meski data inflasi AS menunjukkan kenaikan signifikan.

Presiden The Fed New York, William Dudley, memberikan tekanan tambahan bagi dollar pagi ini, setelah mengatakan pertumbuhan ekonomi AS serta inflasi dibawah Presiden Trump tidak akan jauh berbeda dari sebelumnya.

Potensi Pergerakan

AUDUSD
Tekanan yang dialami dollar AS, serta data tenaga kerja Australia yang lebih baik dari perkiraan, membuka peluang berlanjutnya kenaikan AUDUSD pada hari ini.

USDJPY
Penurunan USDJPY berpotensi berlanjut setelah menyentuh level tertinggi dua pekan pada Rabu kemarin. Data-data ekonomi AS yang akan dirilis pukul 20.30 WIB akan menjadi perhatian selanjutnya.

EURUSD
Penguatan EURUSD terlihat mulai terbatas setelah menyentuh resisten 1.0620, dan mungkin akan beregrak turun. Kondisi politik di Eropa masih menjadi penahan laju penguatan EURUSD.

GBPUSD
Berbeda dengan pasangan mata uang lainnya, GBPUSD cenderung belum banyak bergerak di sesi Asia. Beberapa data ekonomi yang mengecewakan dari Inggris di pekan ini membebani pergerakan GBPUSD, dan berpeluang melemah jika data ekonomi AS dirilis lebih baik dari perkiraan.

Emas
Koreksi dollar membuat emas kembali melanjutkan penguatan di sesi Asia, namun harga emas yang berada dekat level tertinggi 3 bulan juga berpeluang terkoreksi turun jika tidak ada tambahan momentum penguatan.

Minyak
Minyak tidak banyak bergerak di sesi Asia setelah berakhir mendatar pada Rabu kemarin. Peningkatan stok minyak mentah di AS kemungkinan masih akan menekan turun pergerakan minyak hari ini.

(Putu Agus)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar