Minggu, 17 Desember 2017

stock-index  Stock Index

Aksi Jual Dan Serangan Ke Yaman Dominasi Penurunan FTSE Berjangka

Kamis, 26 Maret 2015 16:46 WIB
Dibaca 486

Monexnews - Indeks FTSE 100 Inggris melanjutkan penurunan di hari keempat seiring ketidakpastian di AS, Yunani, dan Yaman serta anjloknya saham London Stock Exchange Group (LSE) dan saham-saham penerbangan menyusul penguatan harga minyak.

Investor Wall Street mencemaskan penguatan Dollar yang akan berimbas buruk pada earnings (pendapatan) membuat Wall Street semalam anjlok lebih dari 1%. Negosiasi Yunani yang belum berujung menambahkan kecemasan investor seiring tenggat waktu pembayaran kepada IMF tanggal 20 April semakin dekat. Asia juga menjadi tajuk berita pasar keuangan pada hari Kamis menyusul serangan Arab Saudi ke Yaman menciptakan kekhawatiran distribusi perdagangan minyak mentah akan terganggu sehingga membuat harga minyak meroket.

Saham LSE mencatatkan penurunan terbesar dalam indeks FTSE 100 hari Kamis, turun lebih dari 9% setelah investor terbesarnya, Borse Dubai, menjual seluruh sahamnya. Harga minyak mentah melesat sekitar 5% pada hari Kamis di tengah berita serangan Arab Saudi ke Yaman. Perusahaan penerbangan, dengan biaya bahan bakar menjadi salah satu faktor signifikan dalam laporan keuangannya, turun lebih dari 4%. Saham International Airlines Group (IAG), pemilik British Airways, turun sekitar 4% dan saham perusahaan penerbangan tarif rendah easyJet turun lebih dari 4,5% walau telah menaikkan proyeksi laporan keuangan semester pertamanya.

Indeks FTSE Berjangka kini turun sekitar 1,4% ke level 6846, dengan level tertinggi harian 6924 dan level terendah harian 6833. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar