Selasa, 24 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Aksi Jual Terpa Nikkei di Akhir Pekan

Jumat, 14 Maret 2014 7:34 WIB
Dibaca 419

Monexnews - Bursa saham Jepang, Nikkei, mengalami aksi jual di akhir pekan akibat kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi China, sentimen negatif dari Wall Street, serta peningkatan tensi geopolitik di Ukraina.

China kembali memberikan kekhawatiran akan pelambatan ekonomi setelah data menunjukkan produksi industri China tumbuh 8,6% dalam dua bulan dari tahun sebelumnya, lebih rendah dari estimasi sebesar 9,5% dan pertumbuhan pada bulan Desember sebesar 9,7%. Penjualan ritel tumbuh 11.8% dan investasi naik 17,9%, kedua data tersebut juga di bawah estimasi. Buruknya data dari China tersebut memukul bursa saham AS, dengan ketiga bursa utama Wall Street anjlok lebih dari 1%.

Investor juga khawatir akan peningkatan ketegangan di Crimea menjelang referendum yang akan dilakukan pada hari minggu, dimana Crimea dikabarkan akan bergabung dengan Rusia. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry mengatakan AS dan Eropa akan mengambil langkah “sangat serius” setelah referendum jika tidak ada tanda krisis dapat terpecahkan setelah Crimea meninggalkan Ukraina.

Yen berhasil menguat tajam terhadap dollar pada perdagangan Kamis akibat eskalasi ketegangan di Ukraina meningkatkan permintaan yen sebagai safe haven. Yen saat ini terpantau terus menguat terhadap dollar dan diperdagangkan di bawah level 101,00. Penguatan yen cenderung menekan pergerakan Nikkei. Bursa utama Nikkei merosot 2,33% menjadi 1447,21. Sementara Nikkei Futures saat ini diperdagangkan pada kisaran  14365 dengan level tertinggi harian 14425 dan terendah 14310 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar