Senin, 23 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Aksi Jual Warnai Hang Seng Setelah Data China

Rabu, 9 Juli 2014 10:51 WIB
Dibaca 335

Monexnews -

Lantai bursa Hong Kong kembali terkoreksi di perdagangan hari Rabu (9/7) akibat investor kecewa dengan data inflasi konsumen China yang rilis pagi ini yang mencatat penurunan di bulan Juni.

Data CPI y/y China tercatat menurun menjadi 2.3% di bulan Juni dari bulan sebelumnya di angka 2.5% dan di bawah prediksi analis 2.4%. Sedangkan CPI m/m juga tercatat menurun (-0.1%) dari bulan sebelumnya pada level +0.1%. Sementara data PPI y/y juga masih mengalami kontraksi sebesar (-1.1%) dari bulan sebelumnya (-1.4%).

Menurut kalangan analis, secara umum angka inflasi sepanjang 2014 sudah terkendali dengan baik. Data tersebut kini tidak lagi berpengaruh besar terhadap kebijakan makro dibanding pada tahun-tahun sebelumnya. Dan inflasi tidak lagi menjadi suatu kendala yang mengikat terhadap pertumbuhan kredit, namun sebagai gantinya, kini menjadi ancaman risiko terhadap stabilitas keuangan.

Di lantai bursa, nampak saham-saham berbasis properti China daratan mengalami terpaan aksi jual hebat setelah data China tersebut di rilis mengecewakan. Tercatat saham Greentown China Holdings Ltd. anjlok 3.4%, saham Shimao Property Holdings Ltd. terkoreksi 2.5%, dan saham Poly Property Group Co. terpuruk 2.3%.

Indeks utama Hang Seng tercatat melemah hingga (-1.30%) dan tergerus (-306.82) poin pada kisaran area 23234.56. Pada perdagangan hari Kamis besok, investor kembali akan disuguhkan oleh data neraca perdagangan China bulan Juni termasuk data eksport dan import yang diprediksi keduanya akan mengalami peningkatan.   

 

 

(dar)    

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar