Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

stock-index  Stock Index

Aksi Profit-Taking Gerogoti Performa Kospi

Jumat, 25 Oktober 2013 7:38 WIB
Dibaca 379

Monexnews - Kospi melemah di awal sesi Asia seiring kembalinya aksi profit-taking pasca rally kemarin. Investor sepertinya khawatir dengan momentum pertumbuhan ekonomi dunia pasca lemahnya data AS semalam dan kembalinya masalah likuiditas di Cina. Klaim pengangguran AS berkurang tidak sebanyak prediksi dan aktivitas manufaktur Paman Sam melambat ke level terendah dalam satu tahun terakhir. Biaya pendanaan perbankan Cina untuk overnight naik hampir mencapai 7% seiring bank sentral Cina menyerap dana dari sistem keuangan untuk ketiga kalinya dalam dua minggu terakhir. Pasar khawatir masalah likuiditas yang dialami sistem keuangan Cina sekarang akan seperti Juni silam dimana likuiditas berkurang drastis. AS dan Cina merupakan mitra dagang utama Korea Selatan sehingga perkembangan situasi di AS dan Cina dapat turut mempengaruhi perekonomian Korea Selatan.

Meski demikian, penurunan indeks mungkin terbatas setelah data GDP Korea Selatan menunjukan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.4 di Asia tersebut. GDP tahunan Korea Selatan tumbuh 3,3% untuk kuartal ketiga 2013; lebih tinggi dari prediksi 3,2% dan publikasi kuartal kedua 2,3%. Dari sisi korporasi, POSCO melaporkan penurunan laba operasional untuk periode Juli-September akibat turunnya penjualan dan rendahnya harga baja. GS Engineering & Construction mencatatkan kerugian 104,7 miliar won untuk kuartal ketiga 2013. Kospi futures kini diperdagangkan 268.20; menjauhi level tinggi harian 270.60 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar