Kamis, 21 September 2017

stock-index  Stock Index

Asia Ditutup Variatif Kendati Data China Apik

Selasa, 1 Juli 2014 17:09 WIB
Dibaca 460

Monexnews -

Mayoritas saham Asia berakhir variatif di perdagangan hari Selasa (01/07) seiring reaksi investor tidak terlalu besar terhadap data aktivitas manufaktur China yang hasilnya apik.

Data manufaktur PMI bulan Juni yang dirilis oleh pemerintah China naik ke level tinggi dalam 6 bulan terakhir pada level 51 dari level sebelumnya 50.8 di bulan Mei. Sedangkan data PMI final dari HSBC direvisi turun ke 50.7, dari catatan pertama di angka 50.8, namun hasil itu masih jauh lebih tinggi dari angka di bulan Mei pada 49.4.

Pasar Jepang berakhir pada level tinggi dalam sepekan terakhir setelah aktivitas manufaktur PMI domestik bulan Juni muncul di atas ekspektasi. Bahkan data tersebut mampu menandingi survei Tankan dari Bank of Japan yang menunjukkan sentimen bisnis merosot pada triwulan II.

Sementara pelemahan tipis yen juga turut membantu sentimen investor setelah kurs yen terkoreksi dari level tinggi dalam 6 pekan terhadap USD. Akhirnya Indeks Nikkei (N225) ditutup menguat +1.08% dan meraih gain hingga +164.10 poin.

Sedangkan indeks utama Kospi Korea Selatan (KS11) kembali melemah setelah pada sesi sebelumnya rally ke level tertinggi sejak 12 Juni silam. Sentimen tidak mampu terangkat kendati data domestik menunjukkan tingkat eksport bulan Juni melonjak hingga +2.5% pada periode tahunan dari bulan sebelumnya yang merosot (-1%). Indeks utama KOSPI berakhir melemah (-0.16%). Sementara pasar Hong Kong hari ini tutup berkenaan libur nasional. (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar