Senin, 23 Januari 2017

stock-index  Stock Index

Asia Melempem Setelah Bernanke dan OECD

Rabu, 20 November 2013 10:42 WIB
Dibaca 390

Monexnews - Secara umum lantai bursa saham Asia melemah diperdagangan hari Rabu (20/11) setelah Pimpinan Federal Reserve - Ben Bernanke kembali meyakinkan pasar bahwa suku bunga Amerika akan tetap rendah untuk beberapa waktu ke depan.

Bernanke mengatakan bank sentral AS (the Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter longgar selama itu diperlukan dan hanya akan mulai mengurangi pembelian obligasi-nya setelah dipastikan bahwa perbaikan pasar tenaga kerja akan terus berlanjut. Pernyataan Bernanke tersebut dilontarkan saat acara makan malam pada pertemuan tahunan para anggota National Economist Club di Washington.

Kalangan investor di Asia juga menjadi pesimis setelah Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk negara Australia dan Korea Selatan. Selain itu, para investor juga lebih bersikap untuk berhati-hati menjelang rilis minutesdari pertemuan Federal Reserve nanti malam (Kamis dini hari).

Namun demikian, lantai bursa saham China masih mampu menguat tipis karena masih terkait dengan agenda rencana reformasi Beijing yang dirilis pada akhir pekan lalu sekaligus ikut memicu lonjakan di bursa Hong Kong. Dampak pasar atas cetak biru reformasi yang bertujuan untuk merestrukturisasi perekonomian, telah menjadi petunjuk paling jelas bagi sejumlah perusahaan China yang terdaftar di bursa Hong Kong. Sehingga indeks Hang Seng China Enterprises berhasil melesat hingga total 6,2% pada hari Senin dan Selasa.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar