Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news ECB pertahankan suku bunga acuan di 0.00% & suku bunga deposito di -0.40%

stock-index Stock Index

Asia Terganjal Fundamental Yang Melemah

Senin, 20 Januari 2014 14:20 WIB
Dibaca 429

Monexnews - Mengawali pekan ini (Senin, 20/01) pasar regional Asia nampak lesu dan menyambut dingin sejumlah data ekonomi yang muncul mengecewakan. Kalangan investor sedikit kecewa dengan angka GDP kuartal IV China yang menurun tipis.

Pasar kembali kecewa dengan data industrial output Jepang bulan November yang di revisi menjadi -0.1% dari sebelumnya +0.1%. Selain itu, data capacity utility index Jepang juga turut merosot (-0.5%) di November dari sebelumnya +1.2%. Sontak indeks Nikkei Jepang terkoreksi setelah data tersebut di rilis, sedangkan indeks Hang Seng ikut terdegradasi setelah menanggapi data GDP China.

Bursa Nikkei juga terbebani oleh faktor penguatan yen (USDJPY) akibat pelemahan dollar AS terkait minimnya permintaan greenback berkenaan liburnya pasar Amerika Serikat. Sentimen pasar juga nampak masih negatif setelah defisit neraca berjalan Jepang yang rilis pekan lalu kian melebar di bulan November.

Angka current account deficit Jepang membengkak menjadi -592.8 miliar yen dari sebelumnya -127.9 miliar yen, dan meleset jauh dari prediksi sebesar -380.4 miliar yen. Data tersebut sekaligus menandai angka defisit terparah selama dua bulan berturut-turut.

Namun demikian, dengan prospek yen yang masih akan terus melemah ditambah berlanjutnya kebijakan moneter ultra-longgar demi mendongkrak pertumbuhan, masih memungkinkan indeks Nikkei untuk terus menapaki tren bullish-nya.(dar)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar