Sabtu, 27 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Australia Pimpin Gain Bursa Regional

Rabu, 13 Februari 2013 13:32 WIB
Dibaca 486

Monexnews -Bursa saham Australia hari ini (13/02) menyentuh level tinggi 34 bulan pasca rilis data consumer confidence yang apik dan laporan earnings yang positif. Rentetan data positif ini berhasil mengangkat kinerja saham lokal sementara bursa Jepang yang sempat menguat dalam beberapa hari terakhir harus menyerah pada profit taking dan penguatan yen. 

S&P/ASX 200 Australia naik 1.0% ke 5006.9, naik di atas level 5000 untuk kali pertama sejak April 2010. Sentimen lokal terbantu hasil survey yang menyebutkan consumer confidence Australia meningkat tajam di bulan Februari ke level tertinggi dalam dua tahun. Hasil survey yang dipublikasikan oleh Westpac Banking Corp., menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga yang telah dilakukan bank sentral selama beberapa tahun terakhir berimbas pada kondisi ekonomi domestik. Sebagai tambahan, laporan earnings dari beberapa perusahaan besar yang dinilai positif turut mendorong sentimen trader di Sydney. Bank terbesar Australia berdasarkan nilai pasar, Commonwealth Bank of Australia, melambung 2.5% setelah mengumumkan perolehan laba yang melampaui estimasi analis yang disurvey oleh The Wall Street Journal.

Perusahaan konstruksi Leighton Holdings melesat 5.4% setelah mengumumkan bahwa perolehan laba untuk tahun fiskal 2012, cukup bagus meski sektor pertambangan Australia tengah terpuruk. CSL Ltd., salah satu perusahaan manufaktur terbesar dalam bidang plasma darah dan vaksin flu melaporkan kenaikan perolehan laba sebesar 1.4% setelah sebelumnya laba paruh pertamanya naik 24% pasca penutupan yang dilakukan perusahaan pesaingnya. Kenaikan laba ini juga diperoleh dari royalti obat untuk mengatasi kanker serviks.

Penguatan yen terhadap dolar AS di awal perdagangan sesi Asia terjadi setelah pasar mencerna pernyataan dari Group of Seven yang mengintrepretasikan bahwa mereka mendukung program pembelian obligasi Jepang. Dolar AS di Y93.14 terhadap yen, dibandingkan dengan Y93.48 hari Selasa malam New York. Semalam greenback mencatat pelemahan sebesar 0.9%. Pasca pernyataan G-7, pasar selanjutnya menantikan apakah hasil pertemuan anggota G20 di Moscow yang sedianya akan digelar hari Jumat dan Sabtu pekan ini. Dalam pertemuan ini akan dilihat apakan para pembuat kebijakan akan menggunakan kesempatan ini untuk mengekspersikan kecemasan mereka atas nilai tukar yen.

Peristiwa penting lain yang dinanti pasar dan dapat berimbas pada nilai tukar yen adalah pertemuan kebijakan Bank of Japan yang akan digelar besok. Bank of Korea juga dijadwalkan akan mengumumkan keputusan suku bunga. Penguatan yen sangat membebani kinerja bursa Jepang, dengan Nikkei yang turun 0.3%. Beberapa perusahaan elektronik raksasa tercatat mengalami penurunan performa dan memangkas gain yang sempat dicatat di awal tahun. Sony Corp. tercatat turun 5.7% dan Panasonic Corp. turun 4%. Sony masih mencatat gain 36.1% sepanjang tahun ini sementara Panasonic naik lebih dari 28.9% utnuk periode yang sama. Masih di Tokyo, Olympus Corp. mencatat penurunan sebesar 2.8% setelah perusahaam memangkas estimasi perolehan laba untuk tahun fiskal yang berakhir bulan Maret menjadi Y6 miliar dari sebelumnya estimasi sebesar Y8 miliar.

Kospi Korea Selatan naik 1.0% dan FTSE Strait Times Index Singapura naik 0.7%. Pasar China, Hong Kong dan Taiwan masih tutup untuk merayakan Lunar New Year.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar