Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Awal Kuartal II, Kospi di Zona Merah

Rabu, 1 April 2015 8:42 WIB
Dibaca 306

Monexnews - Awal kuartal ke-dua tahun ini tidak berjalan baik bagi bursa saham Asia, termasuk indeks Kospi Korea Selatan (KS 11) yang saat ini melemah sekitar 0,7% menjadi 2026,70. Buruknya data ekonomi Korsel, serta sentimen negatif dari Wall Street yang melemah pada perdagangan Selasa membebani pergerakan bursa.

Indeks aktivitas manufaktr Korsel bulan Maret yang dirilis HSBC menunjukkan kontraksi sebesar 49,2, dari bulan sebelumnya yang berekspansi sebesar 51,1. Sementara Ekspor merosot 4,2% di bulan Maret, menjadi $38,60 miliar, penurunan ekspor tersebut lebih besar dari estimasi penurunan 0,5% dari para ekonom yang disurvei Wall Street Journal. Impor menunjukkan penurunan yang lebih besar -15,3% menjadi $38,60 miliar, jauh di bawah estimasi penurunan 8,9%. 

Data-data tersebut menunjukkan Korsel masih bersusah payah memulihkan perekonomian. Bank sentral Korsel pada 12 Maret lalu memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi level terendah 1,75% untuk memacu perekonomian Korsel. Indeks utama Kospi (KS 200) turun sekitar 0,68% menjadi 255,52. Sementara Kospi Futures diperdagangkan dikisaran 256.90 pada pukul 08.40 WIB, dengan level tertinggi harian 257.85 dan terendah 255.95 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar