Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

stock-index  Stock Index

Bursa AS Positif Seiring Obama Pertimbangkan Langkah Alternatif Terhadap Suriah

Kamis, 12 September 2013 4:49 WIB
Dibaca 480

Monexnews - Bursa saham AS naik, mengirim indeks Standard & Poor 500 ke level tertinggi dalam empat pekan, seiring meredanya kecemasan atas serangan militer terhadap Suriah yang mengimbangi penurunan terbesar pada saham Apple Inc’s. sejak bulan April.

Indeks S&P 500 naik sebanyak 0.3 persen menjadi 1.689.13 pada penutupan pasar hari Rabu, penguatan untuk sesi ketujuh beruntun. Saham Apple merosot sebanyak 5.4 persen menjadi $467.71 seiring harga dari iPhone baru yang berbiaya murah kecewakan analis.

“Kita belum keluar dari pemberitaan atas Suriah, namun untuk saat ini pasar mencerna keputusan yang ada untuk penundaan tindakan,” kata Russel Croft, seorang manajer keuangan di Croft-Leominster. Saat ini semua mata tertuju pada pertemuan Fed pekan depan, yang mana akan menjadi penggerak pasar terbesar dengan beberapa data menunjukkan adanya pengurangan pada saat ini dan kemudian hari.”

Indeks S&P 500 sampai kemarin menguat sebesar 3.1 persen sepanjang bulan September seiring laporan menunjukan ekonomi China menguat, sementara kecemasan telah mereda bahwa AS akan membombardir Suriah dalam waktu dekat.

Presiden Barack Obama mengatakan pada tadi pagi dalam pidatonya dari Washington bahwa dia akan mengikuti usulan dari Rusia untuk Suriah untuk menyerahkan persediaan senjata kimia ke otoritas internasional. Dia mengatakan bahwa dia akan meminta Kongres untuk otoriasai penggunaan serangan militer terhadap rezim Presiden Bashar Al-Assad setelah diduga menggunakan senjata kimia pada tanggal 21 Agustus yang AS klaim telah membunuh lebih dari 1.400 orang.

Ketegangan atas Suriah akhir-akhir ini membayangi investor yang cemas bahwa Federal Reserve akan kurangi stimulusnya setelah pertemuan tanggal 17-18 September. Bank sentral memantau data ekonomi seiring mereka akan pertimbangkan pengurangan pembelian aset yang sebesar $85 milyar/bulan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar