Kamis, 21 September 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Berkinerja Apik di Penghujung Februari

Kamis, 28 Februari 2013 11:12 WIB
Dibaca 424

Monexnews -Di hari terakhir bulan Februari, bursa Asia mencatat kinerja apik dikarenakan kecemasan atas kondisi politik global yang berkurang. Hanya beberapa hari setelah pemilu Italia yang sempat memicu aksi jual di Asia, saat ini ada sinyal positif dari Eropa yang turut mendorong pergerakan harga. Lelang obligasi Italia bertenor 10 tahun merupakan lelang yang pertama kali dilakukan sejak pemilu. Yield tercatat berada di level tertinggi sejak Oktober. 

Pimpinan European Central Bank, Mario Draghi mengatakan bahwa bank sentral akan memelihara integritas zona Eropa, sinyal bahwa bank sentral akan melanjutkan kebijakan moneter akomodatif. Jaminan dari bank sentral ini membantu mendorong gain hari ini, dimana bulan ini reli pasar saham Asia telah kehilangan momentumnya. Indeks MSCI Asia nyaris bergerak flat dibandingkan dengan gain masing-masing 6.0% dan 5.1% untuk periode bulan Desember dan Januari. Reli bursa Jepang tercatat menurun di bulan Februari dengan Nikkei naik 1.0% dikarenakan trend pelemahan yen. Sementara bursa Hong Kong mencatat kinerja terburuk sejak bulan Mei tahun lalu dengan indeks Hang Seng turun 4.9% per bulan hingga hari Rabu. Hari ini, pasar Jepang mencatat kinerja apik setelah dua hari sebelumnya indeks sempat mengalami penurunan. Nikkei naik 1.8%. Saham lokal terbantu pelemahan yen tadi malam yang berlanjut hingga hari ini.

Dolar di Y92.40 dibandingkan dengan Y92.22 hari Rabu malam di New York. Saham eksportir terutama produsen mobil bergerak naik di Tokyo dengan Honda Motor naik 2.9% dan Toyota Motor +2.2%. Pemerintah Jepang mencalonkan pimpinan Asian Development Bank, Haruhiko Kuroda sebagai gubernur Bank of Japan berikutnya pada parlemen dengan voting yang baru akan digelar pada 15 Maret. Komatsu melambung 4.8% di Tokyo, setelah Nikkei melaporkan bahwa sektor manufaktur diprediksi akan membukukan konsolidasi laba operasional senilai lebih dari Y300 miliar hingga akhir Maret 2014. Kenaikan perolehan laba ini terjadi akibat pelemahan yen. Tercatat beberapa laporan earnings perusahaan besar di Hong Kong, yang membantu kenaikan indeks Hang Seng sebesar 0.9%. Sino Land naik 2.9% setelah developer merilis kenaikan perolehan laba hingga 80.5% per tahun dalam kuartal paruh pertama. SJM Holdings -2.1% setelah perusahaan mengumumkan perolehan laba bersih untuk tahun 2012 yang naik 27% per tahun. Saham kembali anjlok setelah sempat gain 7.5% selama empat sesi terakhir. Penguatan saham terbantu hasil earning yang kuat. Indeks Shanghai Composite naik 0.2%, sementara Kospi Korea Selatan naik 0.8%, dan S&P/ASX 200 Australia naik 0.7%.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar