Senin, 29 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Gagal Pertahankan Gain

Selasa, 12 Maret 2013 13:42 WIB
Dibaca 382

Monexnews -Nilai tukar yen Jepang terus melemah. Yen menyentuh level rendah baru tiga setengah tahun sementara bursa China memimpin pelemahan sebagian besar pasar Asia. Mencatat penutupan di level tinggi baru, tadi malam Dow Jones dilaporkan berhasil mengumpulkan gain untuk sesi ke tujuh. Sentimen atas perekonomian AS juga terdorong rilis data sektor pekerja AS yang positif di hari Jumat (01/03). 

"Ekspektasi pemulihan ekonomi China cukup kuat," jelas Daisaku Ueno, analis mata uang senior di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley. Data pekerja merubah gambaran pergerakan dollar/yen." Dolar terus menguat terhadap yen, dengan greenback saat ini berada di kisaran Y96.55, dibandingkan dengan Y96.28 hari Senin malam di New York. Gain bursa AS tadi malam turut mendorong pergerakan harga indeks Asia di awal sesi perdagangan namun bursa kembali terkoreksi dikarenakan minimnya katalis pasar regional yang positif. Bursa Jepang dibuka dengan kenaikan yang cukup masuk akal meski kembali terkoreksi dengan Nikkei terakhir turun kurang dari 0.1%. Beberapa saham eksportir diuntungkan oleh pelemahan yen, terutama sektor teknologi.

Canon Inc. +2.3% dan TDK Corp. +5.1%. Juga di Tokyo, Japan Tobacco -0.4% setelah pemerintah Jepang mengatakan bahwa pihaknya akan menjual saham ke publik senilai Y747 miliar. Nippon Steel & Sumitomo Metal melambung 4.8% setelah Nikkei melaporkan bahwa perusahaan telah membuat perjanjian akhir untuk menghentikan operasional tungku di salah satu unit produksi baja untuk mengurangi kelebihan kapasitas. ASX/S&P 200 Australia turun 0.4% setelah kondisi bisnis lokal dilaporkan sedikit melemah di bulan Februari, menurut survey dari National Australia Bank. Data membantu menarik pasar keluar dari teritori negatif setelah sempat bergerak flat di awal sesi. Saham China bergerak turun setelah investor mencerna data perekonomian yang dinilai mengecewakan. Shanghai Composite turun 0.8% sementara indeks Hang Seng -0.1% di Hong Kong. MTR Corp. -1.4% setelah melaporkan penurunan laba bersih tahun 2012 hingga 13%. Di Hong Kong, perusahaan perkapalan terbesar China, China Cosco Holdings turun 5.4% setelah perusahaan mengumumkan rencananya untuk menjual salah satu unit di perusahaan induk. Kospi Korea Selatan turun 0.5%.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar