Selasa, 25 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Ikuti Jejak Penguatan Wall Street

Kamis, 26 Juni 2014 7:39 WIB
Dibaca 505

Monexnews - Bursa saham Asia menguat, mengukuti penguatan pada bursa saham AS, di tengah spekulasi negara perkeonomian terbesar di dunia sedang pulih dari performa yang lebih buruk dari estimasi di kuartal pertama. Mata uang negara berkembang di Asia juga menguat, sementara harga minyak mentah dan tembaga melanjutkan rally. Won Korea Selatan dan ringgit Malaysia menguat setidaknya 0.2%, sementara dollar Australia dan Selandia Baru mempertahankan penguatan terhadap dollar. Harga minyak naik sebanyak 0.2% seiring harga tembaga yang naik ke level tinggi dalam lebih dari 3 pekan.

Data belanja perorangan AS hari ini diperkirakan akan menunjukkan kenaikan, memicu optimisme pemulihan di AS setelah data kemarin menunjukkan perekonomian berkontraksi paling banyak dalam 5 tahun pada kuartal lalu dan pesanan barang modal turun di luar perkiraan pada bulan Mei. Australia akan melaporkan lowongan pekerjaan hari ini seiring Thailand dan Hong Kong melaporkan data sektor perdagangan, sementara itu Taiwan diperkirakan untuk mempertahankan tingkat suku bunganya hari ini. Gubernur Bank of England Mark Carney akan berpidato di London hari ini di tengah spekulasi mengenai outlook tingkat suku bunga Inggris.

“Investor nampak mengabaikan data GDP kuartal pertama dan pesanan barang modal AS yang mengecewakan,” menurut Tony Farnham, ekonom pada Patersons Securities Ltd. di Sydney. “Data pertumbuhan ekonomi yang dipengaruhi cuaca dingin dianggap sebagai cerita lama dan tidak menunjukkan fundamental ekonomi AS saat ini, yang sudah jauh membaik.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar