Selasa, 23 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Lanjutkan Rebound

Selasa, 19 Februari 2013 8:56 WIB
Dibaca 417

Monexnews -Bursa Asia memperlihatkan kinerja apik dengan bursa Jepang yang menguat setelah Jepang berhasil menghindari kritik pasar atas pelemahan nilai tukar valuta pada pertemuan G20 akhir pekan lalu. Sementara earnings yang kuat berhasil mendorong bursa Australia ke level tinggi baru satu tahun. 

Pertemuan G20 yang digelar di Moscow menghasilkan kesepakatan agar para anggota menahan diri untuk mendapat keuntungan dari kebijakan mata uang mereka. Nilai tukar yen mulai mengalami depresiasi tajam akhir tahun lalu akibat ekspektasi bahwa pemerintahan yang baru akan mengimplementasikan kebijakan moneter agresif. Pertemuan G-20 tidak memberi andil bagi usaha Jepang untuk menstimulasi ekonominya, jelas Shane Oliver, kepala analis AMP Capital, Sydney. Pemilu yang akan berlangsung di Italia pada 24 dan 25 Februari akan menjadi peristiwa penting yang dapat mempengaruhi pasar, menurut Mr. Oliver. 

Dolar menguat terhadap yen dan saat ini bergerak di Y94.11 dibandingkan dengan Y93.51 hari Jumat malam di New York. Data terakhir dari International Monetary Market menegaskan adanya penurunan antusiasme pasar untuk menjual yen. Pelemahan yen memberi andil bagi penguatan saham Jepang dengan Nikkei +2.3%. Sektor perbankan dan real estate gain dengan Mitsubishi UFJ Financial Group +4.9% dan Mitsui Fudosan +3.4%. Saham eksportir juga bergerak naik dengan Honda Motor +2.5% dan Toyota Motor Corp. gain 2.4%. S&P/ASX 200 Australia naik 0.5% ke 5059.20 setelah menyentuh level tinggi baru 4.5 tahun di 5070.5. Pasar terbantu oleh laporan earnings yang lebih kuat. Bluescope Steel, produsen baja terbesar Australia berdasarkan nilai pasar melambung 16.2% setelah melaporkan penurunan terendah dalam paruh pertama tahun ini. Bendigo & Adelaide Bank naik 3.3% setelah merilis hasil earnings yang melampaui perkiraan sementara Amcor, naik 3.1% setelah merilis laporan earnings interim. Musim earnings masih berlanjut di Australia, dengan banyaknya perusahaan yang akan merilis earnings pekan ini diantaranya BHP Billiton, Woodside Petroleum dan QBE Insurance Group. Saham di China daratan bergerak flat. Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 0.4%. dengan Kospi Composite Korea Selatan turun 0.3%.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar