Kamis, 19 Januari 2017

stock-index Stock Index

Bursa Asia Melemah, Dollar Kokoh

Kamis, 9 Januari 2014 8:37 WIB
Dibaca 417

Monexnews - Bursa Asia melemah pada pembukaan sesi hari Kamis setelah buruknya performa Wall Street semalam dan menjelang data inflasi China, sementara dollar tampak kokoh terhadap sejumlah mata uang utama. Semua fokus akan tertuju pada data nonfarm payrolls hari Jumat nanti, yang akan mengindikasikan lebih lanjut bagaimana kondisi perekonomian AS, dan juga seberapa cepat laju pemangkasan stimulus oleh Federal Reserve. Ekonom memperkirakan perekonomian AS menambah pekerjaan sebanyak 196,000 di bulan Desember.

Dollar menguat pada sesi semalam setelah laporan ADP menunjukkan perusahaan swasta menambah lebih banyak pekerja sejumlah 238,000 di bulan Desember, kenaikan terbesar dalam 13 bulan, namun meunjukkan reaksi yang terbatas pada minutes pertemuan Federal Reserve bulan Desember lalu. Minutes pertemuan the Fed tanggal 17-18 Desember lalu menunjukkan petinggi the Fed ingin mengambil jalan yang mulus untuk menjelaskan bahwa keputusan masih belum dibuat, seiring mereka memulai pemangkasan pembelian obligasi menjadi 75 milyar dollar dari 85 milyar dollar bulan ini.

"Sementara komite sangat memperhatikan dampak dari tapering pada kondisi keuangan, ada juga kecemasan mengenai tertekannya premi resiko jika quantitative easing dilanjutkan untuk terlalu lama," menurut analis pada BNP Paribas. "Menurut ekonomi kami FOMC akan melanjutkan tapering pada laju tertentu untuk dapat mengakhiri pembelian aset tahun ini," menurut mereka. "Maka oleh dari ini, kami masih bullish terhadap USD."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar