Rabu, 18 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Mengukuti Jejak Pelemahan Wall Street

Rabu, 10 September 2014 9:27 WIB
Dibaca 533

Monexnews -  Bursa saham Asia melemah tajam pada hari Rabu setelah Wall Street ditutup melemah semalam ditengah ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga lebih awal. Bursa saham AS anjlok pada hari Selasa, akibat kenaikan pada yield obligasi AS, seetlah bagian riset Fed San Francisco mengatakan bahwa ekspektasi investor untuk kenaikan suku bunga tertinggal oleh ekspektasi the Fed. 

Di Asia, fokus akan tertuju pada World Economic Forum di Tianjin, China yang dimulai hari Rabu, dengan tema "Creating Value Through Innovation." Bursa saham Korea Selatan masih ditutup untuk hari libur Mid-Autumn Festival.
Indeks saham gabungan Shanghai China melemah sebesar 0.6% pada pembukaan. Saham sektor properti anjlok paling dalam; saham Vanke anjlok hampor 2% sementara saham Poly Real Estate turun sebanyak 1.2%. Indeks Hang Seng Hong Kong anjlok 1.2% setelah kembali dibuka untuk perdagangan hari Rabu.
Indeks saham S&P ASX 200 Australia memperdalam penurunan ke dekat level rendah dalam sebulan, setelah indeks sentimen konsumen turun tajam di bulan September. Survey oleh Melbourne Institute and Westpac menunjukkan indeks sentimen konsumen turun sebanyak 4.6% di bulan September, dibandingkan kenaikan sebesar 3.8% di bulan Agustus. Penurunan pada harga bijih besi menekan sentimen perusahaan pertambangan besar; saham Fortescue Metals anjlok sebesar 2.4% sementara saham Whitehaven Coal dan BHP Billiton masin-masing turun 1% dan 0.9%.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar