Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news Inflasi Inggris tumbuh pada laju tahunan 1.6% di Desember vs 1.2% di November, estimasi 1.4%

stock-index Stock Index

Bursa Asia Mix Jelang Data China di Akhir Pekan

Jumat, 12 September 2014 9:47 WIB
Dibaca 531

Monexnews - Bursa saham Asia diperdagangkan mix menjelang akhir pekan, menyusul pelemahan pada bursa AS. Perdagangan relatif sepi, dengan investor nampaknya enggan mengambil posisi secara agresif menjelang data China akhir pekan nanti. Bursa saham AS pulih dari pelemahan pada awal sesi hari Kami, seiring ketegangan geopolitik menjelang data bulanan penting. Investor pada hari kamis kemarin fokus terhadap perekonomian global dengan laporan bahwa AS dan Uni Eropa akan menambah sanksi terhadap Rusia dan pengumuman Presiden Barack Obama terhadap rencana baru untuk melawan Negara Militer Islamik.

Pada hari ini, trader akan fokus pada data dari AS termasuk penjualan ritel dan sentimen konsumen. Jack Ablin, wakil presiden eksekutif pada BMO Private Bank, mengatakan: "Kesempatan untuk menghabiskan uang telah menjadi lebih mahal karena saat ini lebih baik menanamkan modal pada bursa saham."
Bursa saham Jepang berbalik menguat pasca pembukaan pada sesi hari Jumat, tertopang oleh pelemahan yen yang diperdagangkan di dekat level tinggi 6 tahun pada level 107 terhadap greenback. Saham Sony melejit sebesar 2% setelah mencapai kesepakatan untuk rencana layanan TV berbasis Web dengan Viacom. Saham Dentsu menguat 0.2% seiring laporan minatnya untuk mengakuisisi Interpublic Group.
Penguatan saham blue-chip membantu bursa saham Korea Selatan untuk meraih gain pada hari Jumat, setelah indeks Kospi ditutup dekat level rendah 1 bulan pada hari Kamis lalu. Saham produsen baja Posco dan Hyundai Motor masing-masing naik sebanyak 1% sementara saham LG Display yang merupakan supplier Apple memperpanjang rally menuju hari kedua. saham Samsung Electronics naik sebanyak 0.8%. Bank sentral Korea Selatan mempertahankan tingkat suku bunga tetap stabil di 2.25% pada hari Jumat sesuai perkiraan, seiring bank sentral menilai dampak pemangkasan suku bunga di bulan Agustus dan kebijakan stimulus pemerintah belakangan ini.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar