Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

stock-index Stock Index

Bursa Asia Nantikan Data GDP China

Selasa, 20 Januari 2015 8:19 WIB
Dibaca 470

Monexnews - Bursa saham Asia berkonsolidasi pada awal sesi hari Selasa, seiring investor menantikan sejumlah data dari China untuk petunjuk arah selanjutnya. China akan merilis data penjualan ritel, fixed asset investment, dan output industri untuk bulan Desember, namun fokus kemungkinan akan tertuju pada data gross domestic product (GDP) kuartal keempat yang akan dirilis pukul 09:00 WIB. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan melambat hingga 7.2% di kuartal keempat tahun lalu dari setahun sebelumnya, yang mana akan menjadi angka pertumbuhan paling rendah sejak kuartal pertama tahun 2009 saat laju pertumbuhan anjlok menjadi 6.6% di tengah krisis keuangan global. Laju pertumbuhan pada kuartal ketiga tahun 2014 berada pada 7.3%. Berlanjutnya penurunan pada harga minyak juga dapat mengikis sentimen investor.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik ke level tinggi 1-1/2 pekan pada awal sesi seiring dollar-yen menguat menuju level 118.00, menopang saham eksportir. Saham Nikon rally lebih dari 3% pada pembukaan, sementara saham Panasonic naik sebanyak 1%. Saham produsen otomotif Suzuki Motor dan Nissan juga masing-masing naik sebanyak 1.2% dan 0.7%. Sementara itu, Bank of Japan memulai pertemuan kebijakan 2 hariannya pada hari ini. Bursa saham Korea selatan juga melonjak ke level tinggi 1-1/2 pekan pada pembukaan, terbantu oleh bagusnya performa indeks blue-chip besar. Saham Samsung Electronics naik sebanyak 1% dlam berita bahwa raksasa elektronik tersebut dapat mempertimbangkan untuk melakukan stock split. Saham milik KB Financial Group dibuka menguat sebesar 1.1% sementara saham Kepco melonjak sebanyak 3.2%.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar