Senin, 23 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Nantikan Komentar Bernanke

Senin, 14 Januari 2013 12:02 WIB
Dibaca 499

Monexnews -Bursa saham Singapura terpantau melemah menyusul kejatuhan saham developer properti setelah pemerintah mengumumkan langkah pelonggaran baru. Sementara sebagian besar saham regional menunjukkan sedikit pergerakan di awal pekan. Dengan tidak adanya data Asia utama hari ini (14/01), pasar selanjutnya menunggu komentar dari bank sentral yang dapat dijadikan petunjuk pergerakan pasar. Besok, kepala Fed AS, Ben Bernanke dijadwalkan akan memberikan pidato pertamanya setelah pertemuan Federal Reserve Open Market Committee yang dirilis awal bulan ini. Notulen menyebutkan bahwa beberapa anggota Fed melakukan pemungutan suara yang bertujuan guna mendukung pembelian obligasi bulanan bank sentral. Investor mencari petunjuk dari kebijakan Bernanke saat ini. 

Di Jepang, gubernur Bank of Japan, Masaaki Shirakawa dijadwalkan akan memberi pidato besok (15/01) dimana akan berimbas pada nilai tukar yen. Data penting Asia pekan ini adalah angka pertumbuhan kuartal empat China yang akan dirilis hari Jumat pagi dan akan menjadi peluang bagi investor untuk melihat kondisi perekonomian negara dengan perekonomian terbesar dunia di akhir bulan tahun 2012.

Pasar China sedikit bergerak naik setelah investor mencerna data pekan lalu yang berada di atas ekspektasi. Indeks Hong Kong, Hang Seng tercatat naik 0.3%, sementara indeks Shanghai Composite naik 0.2%. Pergerakan terbesar selama sesi Asia adalah bursa Singapura. Indeks Straits Times Singapura turun 0.7% dengan CapitaLand turun 5.7% dan City Developments turun 6.4%. Bursa Australia dibuka menguat hari ini namun indeks memangkas penguatan sebelumnya setelah adanya laporan dari Australia & New Zealand Banking Group yang menunjukkan angka iklan tenaga kerja menurun. S&P/ASX 200 gain hanya 0.2%. Ada juga beberapa pelemahan yang terjadi di sektor sumber daya dengan sektor pertambangan yang terkoreksi. Rio Tinto turun 0.7% dan Fortescue Metals Group turun 0.8%. Pasar Jepang ditutup untuk hari libur nasonal namun dolar AS menunjukkan penguatan terhadap yen di awal perdagangan di level Y89.50 dibandingkan dengan Y89.19 hari Jumat malam di New York. Dolar AS menguat terhadap won Korea Selatan di 1,056.37 won dibandingkan dengan 1,054.70 hari Jumat malam di Seoul. Kospi Korea Selatan naik 0.2%, dengan performa beragam dari saham utama. Kia Motors -0.7%, sementara Hyundai Motor naik 1.0%. Samsung Electronics naik 0.5%. "Data dari AS dan China menunjukkan meningkatnya perekonomian, namun penguatan won belum menjadi faktor yang merugikan Kospi," menurut Kim Chul-jung, analis Korea Investment & Securities. 

Won menguat tajam terhadap dollar dalam beberapa bulan ini, menekan saham lokal. Produsen mobil Korea menjadi saham yang mengalami tekanan terbesar dengan Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing 5.7% dan 5.0%.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar