Senin, 16 Januari 2017

stock-index Stock Index

Bursa Asia Rentan Koreksi

Selasa, 12 Mei 2015 11:07 WIB
Dibaca 2793

Monexnews -

Situasi pasar saham saat ini memasuki tahun tersulitnya seiring kenaikan volatilitas ditengah resiko Yunani dan kenaikan suku bunga The Fed masih menghantui sentimen market. Bagaimanapun berbagai analis menilai level puncak siklus investasi di bursa saham belum usai, sehingga volatility yang tampak saat ini hanya mewakili sebuah koreksi.

Dalam beberapa minggu terakhir, bursa Wall Street telah melorot sekitar 2 persen, sementara indeks Jepang anjlok 4%, saham Australia melemah 6%, bahkan bursa saham Eropa anjlok 7% dan bursa saham China anjlok tajam 9%.

Beberapa faktor yang menyebabkan penurunan tajam tersebut antara lain lonjakan yield obligasi AS pada tenor 10-tahun dari level low 1.86% ke 2.14%, diikuti kenaikan yield obligasi Jerman dari 0.07% ke 0.55%. Lonjakan yield obligasi global ini telah menyebabkan sejumlah pasar asset berisiko seperti saham menjadi tidak atraktif. Selain itu, bursa saham global memang sudah waktunya koreksi, khususnya di Eropa, Jepang dan China setelah mengalami penguatan yang tajam sepanjang tahun ini. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar