Jumat, 26 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Stabil, Cemaskan Pelemahan Yuan

Jumat, 21 Maret 2014 9:34 WIB
Dibaca 539

Monexnews - Bursa saham Asia kembali kokoh di hari Jumat setelah Wall Street berhasil lepas dari kecemasan mengenai kebijakan Federal Reserve, sementara kenaikan pada yield obligasi AS pekan ini menopang nilai tukar dollar di dekat level tinggi 3 pekan. Pasca anjlok tajam di hari Kamis, bursa saham kawasan Asia mencoba kembali menutupi penurunan tersebut. Bursa saham Australia menguat 0.5% sementara indeks MSCI naik sebanyak 0.4%. Investor juga semakin optimis mengingat performa Wall Street yang dapat mencetak rebound.

Pasar saat ini mungkin akan menjadi sangat sensitive terhadap komentar dari 4 petinggi the Fed yang akan berpidato nanti. Presiden Fed bagian St. Louis James Bullard, Presiden Fed bagian Dallas Richard Fisher, Presiden Fed bagian Minneapolis Narayana Kocherlakota dan gubernur Fed Jeremy Stein akan mengeluarkan pernyataan hari ini. Bagaimanapun juga, mungkin kita tidak akan mendapatka nkejelasan, mengingat masing-masing memiliki outlook berbeda terhadap kebijakan mulai dari Fisher yang hawkish hingga Kocherlakota yang dovish.

Perhatian di Asia kembali tertuju pada yuan China yang menyentuh level rendah dalam setahun pada hari Kamis lalu dengan People's Bank of China (PBOC) nampak puas dengan pelemahan tersebut. Yuan telah melemah lebih dari 1.2% sejauh ini pada pekan ini, yang mana akan menjadi pelemahan mingguan terbesar sejak 1992. Ekonom dan penasihat pemerintah yang terlibat pada diskusi kebijakan internal mengatakan bahwa bank sentral memilih untuk melebarkan batas nilai tukar yuan karena lebih tidak beresiko dari opsi reformasi lainnya, sembari menawarkan alat lindung terhadap perlambatan ekonomi lebih lanjut. Pelemahan yuan akan melegakan eksportir dan PBOC dapat menekan yuan turun sembari menghindari pergerakan yang tajam. Bagaimanapun juga, pelemahan yang tajam pada yuan dapat menekan negara lainnya di kawasan untuk melemahkan mata uang mereka dan menjaga agar sektor ekspor mereka tetap kompetitif.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar