Sabtu, 23 September 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Terseret Kinerja Data

Senin, 1 April 2013 13:09 WIB
Dibaca 429

Monexnews - Bursa saham Asia terpantau melemah dengan volume perdagangan relatif ringan hari ini. Indeks Nikkei Jepang menjadi komponen bursa regional yang paling terpukul akibat buruknya data ekonomi domestik. Pelaku pasar minim petunjuk untuk mengambil posisi karena Wall Street diliburkan pada hari Jumat lalu. Sementara bursa Australia, Selandia Baru dan Hong Kong masih libur hari Senin memperingati paskah. 

Harga saham Jepang anjlok setelah laporan data manufaktur Tankan dirilis lebih rendah dibandingkan harapan. Fakta tersebut kian memperkuat asumsi bahwa kondisi bisnis Jepang sangat lemah di tiga bulan pertama 2013. Kebijakan moneter yang akomodatif dari pemerintah pimpinan Shinzo Abe belum cukup mampu mendongkrak perekonomian nasional. "Data Tankan terlihat tidak bagus karena persepsi pasar mengacu pada kinerja apik indeks Nikkei dalam beebrapa pekan terakhir, manguat sebanyak 19% sejak Desember hingga Maret," ujar Analis Tachibana Securities, Kenichi Hirano. Lebih lanjut, perhatian investor pekan ini akan tersita pada hasil pertemuan pertama Bank of Japan di bawah komando gubernur baru, Haruhiko Kuroda. Selain komitmen pencapaian target inflasi 2%, investor berhak tahu sejauh mana Kuroda serius dalam mengeluarkan kebijakan akomodatif.

Nikkei Stock Average merosot 1.0% di tengah aksi profit-taking pada saham keuangan dan real estate ke level 12.185. Di pasar uang, mata uang yen menguat terhadap Dollar dan Yen akibat terpengaruh oleh hasil data Tankan. USD/JPY terpantau di level 93.875 dan EUR/JPY berkisar di 120.069.

Sementara itu di China, data resmi manufaktur Purchasing Managers Index naik dari 50.1 ke 50.9 di bulan Maret, namun lebih rendah dibandingkan ekspektasi ekonom di 51.0. "Pemulihan ekonomi China berlanjut, sebagian besar berkat baiknya tingkat permintaan domestik," urai Ekonom HSBC untuk China, Qu Hongbin. Indeks Shanghai Composite tercatat melemah 0.2% hingga siang ini. Sementara indeks Kospi juga turun 0.4% akibat kekhawatiran soal perang antara dua Korea.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar