Senin, 23 Januari 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Asia Tertekan Oleh Profit-taking

Senin, 21 Januari 2013 10:06 WIB
Dibaca 613

Monexnews - Bursa saham Asia secara umum mengalami koreksi di awal pekan (Senin, 21/01) lantaran pelaku pasar beristirahat dahulu dengan mengambil untung setelah sejumlah lantai bursa utama mencapai level tinggi multi bulan.

Sementara mata uang Yen hari ini kembali menyentuh level rendah baru pada 90.25 terhadap USD menjelang munculnya hasil pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang pekan ini ditengah ekspektasi terhadap langkah pelonggaran moneter yang lebih agresif. Sedangkan indeks Nikkei meskipun kini nampak terkoreksi, namun di awal perdagangan sempat mencatat level tertinggi 10941.45 setelah ditutup pada 10913.30 pada Jumat lalu.

Secara umum tren Nikkei masih akan bullish pekan ini karena eksportir akan kembali diuntungkan berkat ekspektasi kebijakan pelonggaran agresif dari bank sentral Jepang yang turut akan menambah tekanan terhadap Yen.

Indeks Kospi – Korea Selatan nampak berangsur pulih meskipun secara umum situasinya masih tertekan seiring para investor waspada menjelang rilis laporan pendapatan korporasi. Selain itu prospek buruk juga menerpa eksportir Korea terkait digelarnya pertemuan (meeting) Bank Sentral Jepang hari ini yang kemungkinan bakal memicu berlanjutnya pelemahan Yen. Indeks Kospi tercatat menguat tipis sebesar 0.01% atau +0.14 poin pada kisaran 1987.99.

Sementara meskipun tertekan, indeks Hang Seng nampak stabil dengan menguat tipis lantaran sebagian investor masih nampak optimis terhadap perekonomi China pasca rilis GDP China kuartal 4 yang melonjak pada akhir pekan lalu setelah selama 2 tahun perekonomian negeri itu melambat. Indeks tercatat menguat 0.06% atau sebanyak 14.24 poin pada area 23616.02.

Selain data GDP China yang melonjak, data ekspor, industrial output dan retail sales termasuk data investasi aset tetap, juga mengalami lonjakan di atas ekspektasi. Hal itu memberi sinyal bahwa kebijakan Beijing yang pro-pertumbuhan terbilang cukup sukses membawa perekonomian China di jalur pemulihan yang kuat.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar