Sabtu, 25 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Australia Ukir Rekor Tinggi 5½ Tahun

Rabu, 11 September 2013 13:49 WIB
Dibaca 520

Monexnews - Lantai bursa Australia mencatatkan rekor penguatan tertinggi dalam 5½ tahun terakhir di perdagangan hari Rabu (11/9) berkat optimisme pelaku pasar belakangan ini terhadap rilis data-data ekonomi yang positif dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, kondusifnya ketegangan militer di negara Suriah turut mengangkat sentimen.

Sentimen investor bangkit kembali setelah data ekonomi yang rilis hari ini menunjukkan hasil survei sentimen konsumen yang di kalkulasi oleh Westpac mengalami lonjakan ke angka 4.7 dibanding periode sebelumnya di level 3.5. Data ini mencerminkan bahkan kalangan konsumen nampak lebih optimis dan yakin untuk melakukan aktivitas ekonomi di bulan September ketimbang bulan sebelumnya.

Sebelumnya, optimisme pasar telah terdongkrak oleh rilis data ekonomi kemarin (dari NAB) yang memaparkan bergairahnya kalangan pebisnis sepanjang bulan Agustus lalu. Survei NAB (National Australian Bank) menunjukkan tingkat kepercayaan para pengusaha dan kalangan pebisnis mengalami peningkatan tajam ke level +6 di bulan Agustus lalu dibanding bulan sebelumnya yang pesimis di angka -3.

Sebelumnya, sentimen pasar juga telah tertopang oleh data China yang meneguhkan bahwa ekonomi China kini dalam kondisi yang stabil. Data yang di keluarkan pemerintah di awal pekan (9/9) menunjukkan angka inflasi harga konsumen China berjalan moderat pada angka tahunan 2.6% di bulan Agustus dari sebelumnya 2.7% di bulan Juli.

Sedangkan data yang rilis hari Minggu (8/9) menunjukkan neraca perdagangan China bulan Agustus bertambah menjadi $28.61 miliar dari bulan sebelumnya $17.82 miliar. Kenaikkan surplus perdagangan tersebut terutama berkat lonjakan eksport China yang mencapai 7.2% di bulan Agustus di banding bulan yang sama setahun lalu pada angka 5.1%. Setelah itu, data industrial output dan retail sales China turut memberikan hasil di atas ekspektasi.

Dari sisi ekternal, ancaman intervensi militer AS ke Suriah nampak berangsur mulai mereda. Kabar menyebutkan negara Suriah telah berkomitmen untuk menghentikan pembuatan senjata kimia dan akan memberitahu lokasi penyimpanan nya sebagai upaya menghindari serangan militer terhadap negara itu.

Alhasil, positifnya data-data ekonomi dari China dan domestik dikombinasi dengan meredanya faktor geopolitik Timur Tengah, telah memicu memicu semangat dikalangan investor untuk giat mengoleksi investasi di sektor ekuitas. Indeks saham utama Australia S&P/ASX tercatat mengaut 0.4% menuju level 5223.80, nyaris mengarah ke level tertinggi 5249.60 yang dicapainya pada pertengahan Mei silam.(dar)  

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar