Senin, 27 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Berjangka AS Flat Sebelum Data Ekonomi

Kamis, 2 Januari 2014 19:55 WIB
Dibaca 339

Monexnews -

Bursa saham berjangka AS hanya sedikit berubah, setelah mengalami kinerja terbaik sejak tahun 1997 untuk indeks Standard & Poor 500, di tengah investor menunggu laporan produksi manufaktur dan klaim tunjangan pengangguran.

Saham Apple Inc. turun dalam perdagangan pre-market di New York. Saham Xilinx Inc. Naik sebanyak 1.3 persen setelah Goldman Sachs Group Inc. berikan saran kepada investor untuk membeli saham tersebut.

Indeks berjangka S&P 500 yang akan berakhir bulan Maret tergelincir sebesar 0.2 persen menjadi 1,837.25 di New York setelah pembukaan yang mundur dari jadwal normal karena libur tahun baru. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 23 poin, atau 0.1 persen, menjadi 16,471.

“Saat ini lebih banyak orang yang waspada, begitu juga dengan kami, dari potensi koreksi seiring pasar telah masuki area jenuh beli,” kata Oliver Wallin, seorang analis di Octopus Investment Ltd. di London. ”Pertanyaannya adalah kapan waktu itu terjadi. Banyak orang yang bersedia lanjutkan reli ini, namun mereka juga gugup pada saat yang sama. Kita telah miliki satu jalan untuk keluar namun seperti yang kita ketahui bahwa uang di buat dalam waktu singkat.”

Indeks utama AS telah perpanjang rekor tertingginya pada tanggal 31 Desember setelah data sentiment konsumen dan perumahan meningkatkan kepercayaan di negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Bursa saham AS kemarin di tutup. Indeks S&P 500 menguat sebanyak 30 persen di tahun 2013, penguatan tertinggi sejak kenaikan 31 persen pada 16 tahun yang lalu. Sementara indeks Dow naik sebanyak 27 persen di tahun 2013, di pimpin oleh saham Boeing Co. dan American Express Co.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar