Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

stock-index Stock Index

Bursa Eropa Susul Penguatan Wall Street dan Asia

Kamis, 22 Mei 2014 14:25 WIB
Dibaca 572

Monexnews - Sebagian besar bursa saham Eropa hari ini (22/05) dibuka menguat. Kenaikan harga ekuitas dipicu oleh hasil pertemuan Federal Reserve Bank yang akomodatif dan data PMI China yang positif.

Wall Street semalam mencatat rally setelah Federal Reserve Bank memberikan pernyataannya pasca pertemuan dewan kebijakan. Bank sentral belum mengubah penilaiannya tentang kondisi ekonomi dalam negeri sehingga normalisasi suku bunga disimpulkan masih belum terjadi dalam waktu dekat. Kombinasi antara suku bunga rendah dan stimulus moneter menjadi modal untuk penguatan harga saham Amerika untuk sementara waktu.

Sementara beberapa jam lalu, salah satu laporan vital negara China dirilis oleh lembaga survei. Hasil survei Markit dan HSBC menunjukkan bahwa indeks aktivitas manufaktur PMI China untuk bulan Mei adalah sebesar 49.7 atau lebih tinggi dibandingkan estimasi, 48.4. PMI Mei juga lebih tinggi dibandingkan hasil data bulan sebelumnya, yakni di 48.1. Meski angka di bawah 50 masih menunjukkan kontraksi, namun aktivitas manufaktur bulan Mei merupakan yang tertinggi dalam lima bulan terakhir. Kabar ini disambut baik oleh investor regional. Sekitar 12 jam sebelum pasar saham New York dibuka, futures Dow Jones menguat 0.3% sementara Nasdaq 100 dan S&P 500 juga naik masing-masing sebanyak 0.2%. Laporan PMI China dianggap sebagai sentimen yang bagus terhadap perekonomian dunia sehingga investor kembali meminati aset investasi berisiko di pertengahan pekan ini.

Gabungan antara laporan kebijakan di Amerika dan data manufaktur China sukses menyuntik minat beli pelaku pasar saham Eropa. Indeks FTSE Inggris langsung dibukan menguat nyaris 0.3% ke posisi 6839.59 pada sesi pergdangan Kamis. Sementara DAX Jerman dan CAC 40 Prancis masing-masing mencetak kenaikan 0.34% dan 0.15% ke level 9730.38 dan 4474.99. Adapun nilai tukar Euro terpantau pada posisi 1.36614 per Dollar.

Fokus perhatian investor Eropa kini beralih ke rilis data PMI flash bulan Mei, di mana data ini akan mencerminkan pemulihan di sektor jasa dan manufaktur zona Euro. Jerman dan Prancis akan mempublikasikan data PMI-nya masing-masing dalam beberapa jam ke depan, sedangkan Inggris bersiap merilis angka revisi GDP-nya. Selain menentukan arah pergerakan harga saham, rangkaian data ini akan mempengaruhi nilai tukar Euro dan Poundsterling.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar