Rabu, 18 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Korea Pertimbangkan Tambah Waktu Perdagangan, Akuisisi

Kamis, 9 Januari 2014 14:13 WIB
Dibaca 508

Monexnews - Operator lantai bursa Korea Selatan mungkin akan memperpanjang waktu perdagangan untuk bursa saham terbesar keempat di Asia dan akan mempertimbangkan akuisisi dengan pihak luar negeri setelah volume perdagangan domestik anjlok ke level rendah 6 tahun. Korea Exchange berencana untuk memperpanjang waktu perdagangan pasca waktu penutupan saat ini dan mungkin akan memperlebar waktu perdagangan selama 6 jam perhari yang telah berlangsung selama 5 tahun ini untuk mendorong likuiditas pada pasar senilai 1.2 trilyun dollar AS tersebut, menurut rencana pengembangan pertama sejak Choi Kyung Soo menjabat ketua di bulan Oktober. Pihak bursa akan mempertimbangkan untuk mendapatkan bursa dan sistem perdagangan alternatif dalam 3 tahun kedepan, menurut pernyataannya hari ini.

Bursa Korea saat ini bergantung pada meningkatnya permintaan dari investor asing untuk kembali menghidupkan volume perdagangan setelah turnover indeks saham Kospi (KOSPI) anjlok ke level terendah sejak tahun 2007 di tengah aliran dana keluar selama 5 tahun berturut-turut dari investor individu Korea Selatan sendiri. Pihak asing membeli sejumlah 12.9 milyar dollar saham Korea Selatan pada semester kedua tahun 2013 seiring Kopsi mencetak kenaikan sebesar 7.9%.

“Rencana baru ini diterapkan untuk memancing lebih banyak investor asing memasuki pasar lokal dan mendorong volume perdagangan secara keseluruhan,” ucap Choi pada konferensi pers di Seoul hari ini. Jumlah rata-rata 100 harian saham yang berpindah tangan pada indeks Kopsi turun ke level terendah sejak Juni 2007 pada akhir bulan Desember. Investor individu, yang mencakup sekitar separuh dari perdagangan saham, menjual senilai 5.3 milyar dollar saham tahun lalu.

Bursa Korea berencana untuk memperpanjang perdagangan after-hours sesegera pada semester pertama tahun 2014 dan akan memperpanjang waktu perdagangan reguler setelah menggelar diskusi dengan petinggi sektor industri, ucap Choi. Bursa Korea juga berencana unutk memperkenalkan kontrak berjangka pada Kospi 200 Volatility Index, ukuran perkiraan pergerakan harga pasar saham nasional 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar