Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

stock-index Stock Index

Bursa Regional Di Zona Merah

Kamis, 31 Januari 2013 11:29 WIB
Dibaca 417

Monexnews -Di hari terakhir bulan Januari, bursa Asia terpantau terkoreksi, sementara dua pasar besar Asia berhasil mencatat gain yang substansial yaitu Jepang dan China. Sepanjang bulan ini Nikkei berhasil mengumpulkan gain hingga 6.9%, kinerja indeks terbantu oleh pelemahan nilai tukar valuta yang masih berlanjut. Sementara Shanghai Composite mencatat gain 5.0% terkait rilis data perekonomian China yang menunjukkan pemulihan kondisi ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar Asia. 

Bursa Australia naik 5.3%, mencatat kenaikan terbaik sejak Januari 1994. "Langkah pelonggaran moneter yang dilakukan guna menstabilisasi perekonomian di Jepang dan AS lebih dari cukup untuk mendorong pasar," jelas Stan Shamu, analis pasar IG Markets di Melbourne. Kenaikan harga bijih besi turut mendorong kinerja pertambangan lokal. Pertumbuhan ekonomi di negara Asia Tenggara dianggap menarik dikombinasikan dengan sentimen yang kuat. Indeks PSE Filipina gain 7.9% dan Indeks SET Thailand naik 1%. Laporan earnings juga menjadi faktor penggerak pasar Asia hari ini. Di Tokyo, Sumitomo Mitsui Financial Group naik 3.4% pasca rilis data yang solid. Perusahaan finansial membukukan kenaikan selama periode April - Desember sebesar 34%. Di Hong Kong, Lenovo Group, yang tercatat sebagai produsen komputer pribadi terbesar dunia, gain 0.2% setelah merilis hasil yang berada di atas angka kuartal tiga dikarenakan meningkatnya pertumbuhan penjualan. Laporan earnings tidak semuanya positif, perusahaan video game Nintendo mencatat kerugian 4.5% di Osaka setelah mencatat earnings yang menurun dan memangkas outlook pertumbuhan. Data perekonomian dari AS diantaranya GDP kuartal empat menunjukkan penurunan sebesar 0.1%, meleset dari ekspektasi kenaikan sebesar 1.0%. Masih dari AS, bank sentral menetapkan suku bunga tidak berubah, dan mengulangi komitmennya dalam pembelian obligasi.

Di Asia, hasil industri Jepang menunjukkan adanya kenaikan 2.5% per bulan untuk bulan Desember, angka di bawah ekspektasi kenaikan sebesar 4.0%. Nikkei turun 0.7% setelah bergerak keluar masuk wilayah negatif di awal perdagangan pasar Asia. Di China, saham berperforma mix sebelum rilis data manufaktur hari Jumat (01/02). Indeks Hong Kong Hang Seng turun 0.5%, sementara Shanghai Composite bergerak flat. Kospi Korea Selatan turun 0.2%, sementara S&P/ASX 200 Australia turun 0.4%.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar