Kamis, 23 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Wall St. Melemah Setelah S&P 500 Mencapai Rekor Tertinggi Baru

Sabtu, 22 Maret 2014 4:00 WIB
Dibaca 747

Monexnews -

Bursa saham AS melemah, dengan saham-saham kesehatan dan teknologi pimpin pelemahan di bursa setelah sebelumnya indeks Standard & Poor 500 naik ke rekor tertinggi ditengah optimisme pasar pada perekonomian.

Indeks S&P 500 melemah sebesar 0.3% di 1866.52 pada penutupan jam perdagangan di New York. Indeks naik sebesar 1.3% pada pekan ini dan pada awal sesi perdagangan hari Jumat, indeks naik diatas rekor intraday sebelumnya di 1,883.57 yang di capai pada tanggal 7 Maret. Perdagangan di indeks S&P 500 sekitar 42% di atas pergerakan rata-rata 30 hari ditengah acara kuartalan yang di kenal dengan nama quadruple witching, yaitu adalah ketika kontrak berjangka dan option di indeks dan saham individu berakhir.

“Ini adalah kombinasi dari quadruple witching, ditambah dengan berlanjutnya ketidakpastian atas gejolak geopolitik,” kata Chad Morganlander, yang merupakan seorang manajer keuangan di Stifel Nicolaus & Co, di New Jersey. “Kondisi tersebut telah memaksa pada trader untuk menyesuaikan pembukuan mereka menjelang akhir pekan ini. Hari-hari yang biasanya volatile.”

Bursa saham menghapus penguatan pada hari Jumat setelah S&P 500 awalnya sempat mencapai level tertinggi namun berulang kali gagal untuk melewati level tersebut. Sebelum hari Jumat ini, level tertinggi S&P 500 sebelumnya di 1,883.57, yang di capai pada tanggal 7 Maret, dan indeks mencapai level 1,881.94 pada tanggal 6 Maret serta 1,882.35 pada tanggal 11 Maret.

Indeks S&P 500 kemarin mengembalikan sebagian besar penurunannya dari tanggal 19 Maret setelah ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa program stimulus bank sentral dapat berakhir pada musim panas ini dan suku bunga acuan dapat naik sekitar enam bulan kemudian. Bursa saham kemarin menguat seiring data pada indikator utama dan manufaktur regional telah memicu optimisme pada perekonomian, yang di bayangi oleh kecemasan bahwa suku bunga mungkin akan naik pada pertengahan tahun depan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar