Jumat, 20 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Asia Menghijau, Kecuali Shanghai

Kamis, 2 Juli 2015 14:09 WIB
Dibaca 2701

Monexnews - Bursa saham Asia diluar China menguat pada hari Kamis, mengikuti reli di Wall Street semalam, namun masih berlangsungnya ketidakpastian atas situasi hutang Yunani membatasi penguatan bursa.

Sementara itu bursa saham China mengalami pelemahan lainnya kembali, turun sebanyak 5% hingga sesi siang, meskipun ada berita pelonggaran marjin.

Kurang dari 24 jam setelah dia menulis surat damai kepada kreditur untuk meminta bailout terbaru, Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras menyampaikan piddato yang agresif di televisi lokal, mendesak orang Yunani untuk memilih “tidak” pada referendum tanggal 5 Juli nanti.

Indeks Shanghai Composite China melipatgandakan kerugiannya untuk melorot sekitar 3.6% di sesi siang, dengan berita pelonggaran peraturan marjin hanya sedikit mengangkat sentimen perdagangan. Sebelumnya, bursa saham Shanghai merosot lebih dari 5% untuk menyentuh level terendah sejak 3 April.

Pada hari Rabu, regulator sekuritas China melonggarkan peraturan pada penggunaan uang pinjaman untuk melakukan pembelian saham setelah bursa saham Shanghai akhri sesi dengan kembali melemah tajam untuk turun lebih dari 5%.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng menguat sebesar 0.4% dari kembalinya mereka dari hari libur. Dengan saham perusahaan hiburan berlari dengan kencang, seperti saham Sands China dan Galaxy Entertainment yang melonjak lebih dari 10% untuk masing-masing, dibalik berita bahwa pemerintah Makau akan melonggarkan peraturan visa untuk turis China.

Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak ke dekat level tertinggi dalam sepekan, dengan saham eksportir dan asuransi memimpin penguatan secara luas di bursa.

Saham Nissan dan Honda Motor melonjak lebih dari 2% untuk masing-masing setelah menunjukan penjualan yang kuat di AS untuk bulan Juni. Sementara itu saham T&D Holdings dan Dai-ichi Life Insurance menguat sekitar 3% untuk masing-masing.

Indeks saham Korea Selatan, Kospi, naik ke level tertinggi dalam sebulan.

Pengadilan di Korea Selatan pada hari Rabu menolak permintaan dari aktivis keuangan AS Elliot untuk memblokir suara pemegang saham pada merjer antara Samsung C&T dan Cheil Industries sebesar $8 miliar. Saham dua perusahaan dari Samsung Group tersebut naik 1.7% dan 0.6% untuk masing-masing.

Saham Samsung Heavy Industries membalikan penguatannya untuk turun 0.3%, sehari setelah melonjak 13.2% dibalik berita bahwa perusahaan memenangkan pesanan senilai 5.3 triliun won dari Shell Gas & Power Development untuk membangun tiga fasilitas FLNG di Eropa.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar