Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Asia Mix Jelang Data NFP AS

Jumat, 5 September 2014 8:05 WIB
Dibaca 544

Monexnews - Bursa saham Asia dibuka mix pada hari Jumat menyusul kejutan dari European Central Bank yang memangkas suku bunga pada hari Kamis dan di tengah kecemasan menjelang data tenaga kerja penting AS. Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi mengejutkan pasar dengan memangkas tingkat suku bunga ke rekor rendah 0.05% dan suku bunga tabungan ke level -0.2%, menambah hukuman bagi bank-bank yang memarkirkan dananya pada bank sentral. ECB juga mengatakan akan meluncurkan sebuah program bulan depan untuk membeli asset-backed securities. 

Fokus saat ini beralih pada data non-farm payrolls AS yang akan dirilis pada hari Jumat, Analis memperkirakan kenaikan sekitar 225,000 pada non-farm payrolls, dibandingkan kenaikan sebanyak 209,000 di bulan Juli lalu. Tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 6.1% dari 6.2%. Fokus investor juga akan tertuju pada diskusi damai antara Presiden Ukraina dan pemberontak pro-Rusia pada hari Jumat. Pihak separatis telah emngatakan mereka bersedia untuk menandatangani kesepakatan damai jika dapat ditemukan solusi politik untuk wilayah mereka.
Indeks bursa saham Jepang melanjutkan rally setelah sempat terhenti pada hari Kamis seiring pelemahan pada nilai tukar yen. Yen anjlok ke level terendah dalam 6 tahun terhadap dollar pada awal sesi Asia, mendongkrak naik saham eksportir yang sensitif terhadap mata uang. Saham Trend Micro memimpin rally dengan naik sebanyak 4% sementar saham Panasonic, Fanuc dan Olympus masing-masing naik sebanyak 1%. Indeks bursa saham Korea Selatan mencetak kenaikan hari kedua, kembali menjauh dari level rendah 3 pekan yang dicapai pada awal pekan ini.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar