Kamis, 19 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Berjangka AS Flat Setelah Kejatuhan S&P 500 Kemarin

Rabu, 12 Maret 2014 18:18 WIB
Dibaca 469

Monexnews -

Bursa saham berjangka AS hanya sedikit berubah, setelah indeks Standard & Poor 500 turun ke level terendah dalam sepekan, sebelum Presiden Barack Obama bertemu dengan Perdana Menteri interim Ukraina.

Saham VimpelCom.Ltd tergelincir pada awal perdagangan di New York setelah jaksa menggerebek kantor pusat perusahaan tersebut di Amsterdam dan regulator AS menuntut dokumen terkait sebagai bagian dari penyelidikan atas bisnis mereka di Uzbekistan. Saham Oxigene Inc. naik lebih dari dua kali lipat setelah sidang tahap kedua pada produsen obat-batan tersebut menunjukkan tanda-tanda keberhasilan.

Bursa berjangka S&P 500 yang akan berakhir pada bulan ini tergelincir sebesar 0.3% menjadi 1,859 pada pukul 17.54 wib setelah indeks turun sebanyak 0.5% kemarin. Sementara itu kontrak indeks Dow Jones Industrial Average melemah sebanyak 45 poin menjadi 16,293.

“Investor mengawasi pada apa yang terjadi dengan Ukraina dan Rusia,” kata Christian Zogg, yang merupakan kepala analis ekuitasdi LLB Asset Management AG di Vaduz, Liechtenstein. “Setelah musim earninga kuartal ke empat yang bagus, sentimen positif mulai melambat namun masih ada.”

Bursa saham AS kemarin tergelincir seiring saham komoditas merosot dengan harga tembaga dan minyak yang anjlok ditengah kecemasan atas ekonomi China. Indeks menjauh sekitar 0.6% dari rekor tertinggi yang di capai pada pekan lalu. Sekitar 74% dari 500 perusahaan yang terdaftar di S&P 500 yang melaporkan pendapatannya pada musim ini berhasil melampaui estimasi laba dari para analis, data di susun oleh Bloomberg.

Undangan Obama kepada Perdana Menteri interim Ukraina Arseniy Yatsenyuk datang seiring persiapan Crimea untuk mengadakan pemilihan suara pada referendum tanggal 16 Maret yang mungkin akan menghasilkan daerah otonom tersebut bergabung dengan Rusia. Sementara AS menganggap pemilihan suara tersebut tidak sah.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar