Jumat, 26 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Berjangka AS Flat Setelah Perilisan Data Kerja

Rabu, 5 Maret 2014 20:54 WIB
Dibaca 349

Monexnews -

Bursa saham berjangka AS hanya sedikit berubah, setelah indeks Standard & Poor 500 naik ke rekor tertinggi, seiring investor terbebani oleh laporan swasta yang menunjukkan perusahaan di AS menambahkan jumlah pekerja yang lebih sedikit daripada perkiraan pada bulan lalu.

Saham Smith & Wesson Holding Corp. melonjak sebesar 9.7% setelah produsen senjata tersebut naikkan perkiraan labanya. Saham Honeywell International Inc, menguat sebesar 0.6% setelah mereka mengatakan bahwa mereka akan membelanjakan lebih dari $10 milyar untuk akuisisi selama lima tahun kedepan. Saham Staples tergelincir sebesar 0.9% setelah B. Riley & Co. menurunkan peringkat sektor retailer.

Bursa berjangka S&P 500 yang akan berakhir pada bulan ini menguat sebesar 0.1% menjadi 1,871 pada pukul 20.45 wib di New York. Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 8 poin atau 0.1%, menjadi 16,389 pada hari ini. Kedua indeks tersebut telah mengalami reli terbaik kemarin setelah adanya komentar dari Presiden Rusia Vladimir Putin yang memicu spekulasi bahwa krisis di Ukraina tidak akan segera memburuk.

“Pasar global sangat tahan terhadap tipe persitiwa seperti ini,” kata Patrick Spencer, kepala penjualan ekuitas di Robert W. Baird & Co. di London, mengacu pada ketegangan di Ukraina. “Volatilitas jelas karena situasi geopolitik yang bergejolak namun saya pikir itu bukan kuncinya. Jauh lebih penting adalah keputusan kebijakan suku bunga. Arah ekonomi makro dan lingkungan pertumbuhan ekonomi telah menguat.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar